Saham FORE, PSAB, & SMKM Meroket! BEI Waspada!

Saham FORE, PSAB, & SMKM Meroket! BEI Waspada!

Haluannews Ekonomi – Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM). Lonjakan harga saham ketiga emiten ini tergolong Unusual Market Activity (UMA) atau aktivitas pasar yang tidak biasa, sehingga memicu langkah antisipatif BEI untuk melindungi investor.

COLLABMEDIANET

"Pernyataan UMA bukan berarti otomatis ada pelanggaran aturan pasar modal," demikian pernyataan resmi BEI melalui keterbukaan informasi, Kamis (5/6).

Saham FORE, PSAB, & SMKM Meroket! BEI Waspada!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Lonjakan harga saham SMKM sangat signifikan, mencapai 109% dalam sebulan terakhir, hingga menyentuh harga Rp 96 per saham. Sementara itu, saham PSAB, emiten tambang emas, melonjak 73% dalam sepekan terakhir, didorong sentimen positif kenaikan harga emas global. FORE, emiten peritel kopi yang baru saja IPO, juga mencatatkan kenaikan fantastis sebesar 53% dalam sepekan dan bahkan menyentuh auto rejection atas (ARA) pada perdagangan kemarin. Sejak IPO pada 14 April 2025, saham FORE telah melesat 238%, dari harga IPO Rp 188 menjadi Rp 635 per saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 5,66 triliun.

Informasi terakhir mengenai FORE adalah rencana koreksi Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tertanggal 2 Juni 2025. PSAB terakhir kali memberikan informasi pada 28 Mei 2025 terkait pembatalan laporan keuangan konsolidasian periode 31 Maret 2025. Sebelumnya, BEI telah beberapa kali mengumumkan UMA pada perdagangan saham PSAB (27 Mei 2025, 26 Februari 2025, dan 22 November 2024) terkait pola transaksi. Sedangkan informasi terbaru SMKM adalah pemanggilan RUPST dan RUPS Luar Biasa tertanggal 2 Juni 2025.

BEI mengimbau investor untuk cermat. Perhatikan respons emiten terhadap konfirmasi bursa, analisis kinerja emiten dan transparansi informasi, serta tinjau kembali rencana aksi korporasi sebelum memutuskan investasi. Pertimbangkan pula potensi risiko sebelum berinvestasi.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar