Saham BOGA Melejit! Ada Apa dengan Investor Singapura?

Saham BOGA Melejit! Ada Apa dengan Investor Singapura?

Haluannews Ekonomi – Saham PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA) mengalami lonjakan harga yang signifikan, melonjak 20% hingga mencapai Rp675 per saham pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (20/11/2025). Kenaikan ini terjadi sehari setelah adanya transaksi besar yang mengubah struktur kepemilikan perusahaan.

COLLABMEDIANET

Perubahan signifikan ini dipicu oleh penjualan saham oleh PT Falcon Asia Investama kepada GX Archipelago Pte. Ltd., sebuah perusahaan investasi yang berbasis di Singapura. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 20 November 2025, Falcon Asia Investama melepas 1.122.137.000 lembar saham BOGA, setara dengan 29,50% kepemilikan, kepada GX Archipelago Pte. Ltd. Transaksi ini dilakukan melalui pasar negosiasi dengan harga Rp520 per saham.

Saham BOGA Melejit! Ada Apa dengan Investor Singapura?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Akibat transaksi ini, GX Archipelago Pte. Ltd. kini menjadi pengendali langsung PT Bintang Oto Global Tbk, menggantikan PT Falcon Asia Investama. Manajemen BOGA menyatakan bahwa pengendali baru akan mematuhi ketentuan POJK 9/2018 terkait pengambilalihan perusahaan terbuka, termasuk kewajiban untuk melakukan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) kepada para pemegang saham minoritas.

Perusahaan menegaskan bahwa perubahan kendali ini merupakan konsekuensi langsung dari transaksi tersebut. Sementara ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai dampak operasional atau hukum yang signifikan akibat perubahan ini.

Sebagai informasi, BOGA bergerak di sektor perdagangan kendaraan bermotor, suku cadang, layanan perawatan dan perbaikan, serta penyewaan kendaraan melalui anak perusahaannya. Perusahaan ini berpusat di Malang, Jawa Timur. Sebelumnya, penerima manfaat akhir dari BOGA adalah Franky Hendrawan Utomo.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar