Rupiah Terjun Bebas! Dolar AS Tembus Rp18.135 di Bank Ini

Rupiah Terjun Bebas! Dolar AS Tembus Rp18.135 di Bank Ini

Haluannews Ekonomi – Pasar keuangan Indonesia kembali dihadapkan pada tekanan signifikan setelah libur panjang Idul Adha. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membuka perdagangan dengan pelemahan tajam pada Jumat (29/5/2026), mencatat rekor terendah sepanjang sejarah. Kondisi ini sontak mendorong sejumlah bank nasional mematok harga jual dolar AS di level yang mengkhawatirkan, bahkan ada yang menembus angka Rp18.000, dengan salah satu bank mencapai Rp18.135 per dolar AS.

COLLABMEDIANET

Pada Jumat (29/5/2026), setelah jeda libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha, mata uang Garuda memulai sesi perdagangan dengan terdepresiasi. Data dari Refinitiv menunjukkan rupiah dibuka pada posisi Rp17.800 per dolar AS, atau melemah 0,14%. Pelemahan ini bukan kejadian tunggal, melainkan kelanjutan dari tren negatif yang sudah terlihat sebelum libur. Pada penutupan perdagangan Selasa (26/5/2026), rupiah sudah mencatat pelemahan 0,25% ke level Rp17.775 per dolar AS, yang kala itu merupakan level penutupan terlemah dalam sejarah rupiah terhadap mata uang Paman Sam.

Rupiah Terjun Bebas! Dolar AS Tembus Rp18.135 di Bank Ini
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Merujuk pada kondisi fundamental rupiah yang kian terpuruk, perbankan di Tanah Air segera menyesuaikan kurs jual dolar AS mereka. Sebagian besar bank kini menetapkan kurs di atas Rp17.800, dan beberapa di antaranya bahkan telah melampaui batas psikologis Rp18.000. Berikut adalah rangkuman kurs jual dolar AS di beberapa bank nasional Indonesia per Jumat (29/5/2026) pagi:

  • PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), per pukul 09.23 WIB, mematok E-Rate jual di Rp17.878 dan TT Counter jual di Rp17.895.
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), bank BUMN terkemuka, pada pukul 08.59 WIB, menetapkan Special Rate jual di Rp17.835 dan TT Counter jual di Rp17.890.
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), bank BUMN lainnya, per 09.20 WIB, menawarkan Special Rates jual Rp17.870 dan TT Counter jual Rp17.835.
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), juga bank BUMN, per 09.38 WIB, memiliki E-Rate jual dan TT Counter jual di Rp17.890.
  • PT Bank UOB Indonesia, entitas perbankan asal Singapura, per 08.36 WIB, menjual dolar AS di Rp18.053.
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), bank yang terafiliasi dengan Malaysia, per 09.15 WIB, mencatat kurs valas jual di Rp17.867.
  • PT Bank HSBC Indonesia, cabang dari bank global asal Inggris, per 09.01 WIB, menunjukkan transfer rates jual Rp18.060 dan banknote rates jual yang tertinggi, mencapai Rp18.135.
  • MUFG Bank Jakarta Branch, cabang bank raksasa Jepang, per 09.21 WIB, menetapkan TTS (Telegraphic Transfer Selling) di Rp18.080.

Kenaikan harga jual dolar AS di berbagai bank ini menjadi indikator jelas betapa seriusnya tekanan yang dihadapi rupiah di tengah ketidakpastian pasar global dan domestik. Investor dan pelaku pasar diimbau untuk terus memantau pergerakan nilai tukar ini, mengingat dampaknya yang luas terhadap sektor ekonomi, mulai dari impor, utang luar negeri, hingga inflasi. Situasi ini menuntut kewaspadaan dan strategi adaptif dari berbagai pihak.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar