Haluannews Ekonomi – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, baru saja melakukan perombakan di jajaran Kementerian BUMN. Dua posisi deputi kini telah terisi oleh figur-figur berpengalaman. Wahyu Kuncoro ditunjuk sebagai Deputi Bidang BUMN Penciptaan Nilai, sementara Dwi Ary Purnomo mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko.

Related Post
Wahyu Kuncoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama Perum Perhutani sejak Februari 2020, memiliki rekam jejak yang mentereng. Lahir di Surakarta, 31 Oktober 1969, ia merupakan alumni Universitas Sebelas Maret dan Universitas Gadjah Mada, dengan gelar Magister Manajemen. Pengalamannya memimpin BUMN di sektor kehutanan diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam penciptaan nilai bagi BUMN.

Sementara itu, Dwi Ary Purnomo bukanlah wajah baru di Kementerian BUMN. Ia telah malang melintang di dunia BUMN, terbukti dari rekam jejaknya sebagai Asisten Deputi Bidang Manajemen Risiko sejak Januari 2021. Lebih jauh, Haluannews.id mencatat pengalamannya sebagai Komisaris di PT Pertamina EP (sejak Juli 2024), Komisaris PT Kimia Farma (2021-2024), dan Direktur Keuangan PT Petrokimia Gresik (2017-2021). Keahliannya di bidang keuangan dan manajemen risiko dinilai krusial dalam menjaga stabilitas dan kinerja keuangan BUMN.
Kedua figur ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi Kementerian BUMN dan menggerakkan roda perekonomian nasional. Perombakan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kinerja dan efektivitas BUMN ke depannya.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar