RAJA Bikin Geger Pasar Saham Dividen Jumbo Menanti

RAJA Bikin Geger Pasar Saham Dividen Jumbo Menanti

haluannews.id – PT Rukun Raharja Tbk RAJA mengukir langkah strategis yang menghebohkan pasar modal. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan RUPST untuk Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa RUPSLB yang digelar pada Selasa 23 Juni 2026, perseroan mengambil keputusan besar yang berpotensi mendongkrak nilai bagi para investornya.

COLLABMEDIANET

Para pemegang saham RAJA dengan suara bulat menyetujui pembagian dividen tunai fantastis senilai Rp27417 miliar. Angka ini setara dengan Rp65 per saham. Pembagian dividen tersebut mencakup dividen interim sebesar Rp25 per saham yang telah dicairkan pada 29 Januari 2026, serta dividen final sebesar Rp40 per saham yang akan segera didistribusikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

RAJA Bikin Geger Pasar Saham Dividen Jumbo Menanti
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Keputusan berani ini tidak lepas dari performa keuangan RAJA yang cemerlang sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar US$2667 juta, menunjukkan peningkatan signifikan 48% dibandingkan tahun sebelumnya. Tak hanya itu, laba bersih juga melonjak tajam 203% secara tahunan menjadi US$35 juta.

Pertumbuhan impresif ini didorong oleh berbagai faktor kunci. Kontribusi bisnis gas yang semakin kuat, progres proyek EPC Ubadari, operasional Fasilitas Kompresor Gas Sengkang yang berjalan optimal, serta sumbangsih dari Grup Hafar dalam bisnis Offshore EPCI dan Shipping menjadi pilar utama penopang kinerja perseroan.

Selain urusan dividen, RUPST juga mengesahkan kembali seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris. Sebuah nama baru turut bergabung dalam kepemimpinan perseroan, yakni Praba Diwangkara Caraka Putra Soma yang diangkat sebagai Direktur. Regenerasi kepemimpinan dan penguatan struktur organisasi ini merupakan strategi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan RAJA hingga masa jabatan 2029.

Tidak berhenti di situ, RUPSLB juga menyetujui aksi korporasi penting berupa pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Dengan rasio 1:5, nilai nominal saham RAJA berubah dari Rp25 menjadi Rp5 per saham. Imbasnya, jumlah saham perseroan di pasar akan membengkak drastis dari 4227082500 saham menjadi 21135412500 saham. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperluas jangkauan basis investor di bursa.

RUPSLB juga mengamini perubahan Anggaran Dasar Perseroan, khususnya terkait penyesuaian kewenangan Direksi serta maksud dan tujuan kegiatan usaha agar selaras dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia KBLI Tahun 2025.

Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk Djauhar Maulidi mengungkapkan optimisme dan komitmen perseroan. "Kinerja Perseroan yang terus bertumbuh sepanjang 2025 memberikan landasan yang kuat bagi kami untuk membagikan nilai kepada pemegang saham melalui dividen serta meningkatkan likuiditas saham melalui stock split," ujarnya pada Selasa 23 Juni 2026.

Djauhar menambahkan bahwa perseroan juga fokus pada persiapan generasi kepemimpinan berikutnya demi memastikan pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang. "Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen kami untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan," tegasnya.

Menatap tahun 2026, Djauhar tetap optimistis terhadap prospek industri energi nasional. Dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi mulai dari hulu midstream hilir hingga berbagai inisiatif energi masa depan, didukung fundamental keuangan yang sehat pengembangan proyek-proyek strategis serta komitmen terhadap tata kelola perusahaan dan implementasi ESG, RAJA berada pada posisi yang kokoh untuk melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham serta pemangku kepentingan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar