Haluannews Ekonomi – Gejolak ekonomi global 2025 tak menyurutkan langkah Bank Aladin Syariah. Di tengah ketidakpastian, emiten bersandi BANK ini tetap kokoh berlayar dengan mengandalkan dua pilar utama pertumbuhan bisnis: pendapatan bersih dari dana pihak ketiga (DPK) dan pendapatan berbasis biaya (fee based income).

Related Post
Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko T. Rachmadi, dalam wawancara eksklusif di program Emiten Reports Haluannews.id (Jumat, 01/08/2025), mengungkapkan potensi fee based income yang masih sangat besar. Strategi Bank Aladin untuk semester II-2025 pun difokuskan pada peningkatan pendapatan dari sektor ini. Caranya? Meningkatkan jumlah nasabah dan transaksi, serta memperluas fitur-fitur transaksi yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Untuk memperluas jangkauan dan basis nasabah, baik secara digital maupun hybrid, Bank Aladin memanfaatkan ekosistem mitra bisnis secara strategis. Kolaborasi ini menjadi kunci untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas dan meningkatkan penetrasi layanan.
Lebih lanjut, Koko T. Rachmadi menjelaskan secara detail strategi dan fokus bisnis Bank Aladin dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Wawancara lengkapnya dapat disaksikan kembali di tayangan Emiten Reports Haluannews.id. Strategi apa lagi yang diterapkan Bank Aladin? Saksikan selengkapnya untuk mengetahui kunci sukses Bank Aladin di tengah badai ekonomi.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar