Haluannews Ekonomi – Kinerja ekonomi Indonesia yang melampaui ekspektasi dengan pertumbuhan 5,12% (yoy) pada kuartal II-2025 disambut positif oleh pelaku pasar modal. Barkah Supriadi, Chief Investment Officer KISI Asset Management, mengungkapkan sentimen positif ini tercermin dari pergerakan saham dan obligasi yang menunjukkan tren menguat. Pertumbuhan ekonomi yang solid ini diyakini mampu menarik investasi asing dan menopang nilai tukar Rupiah.

Related Post
KISI AM memprediksi instrumen berbasis suku bunga akan mendominasi pasar modal di masa mendatang. Namun, Barkah mengakui adanya ketidakpastian global yang berlanjut sepanjang tahun 2025, sehingga strategi investasi pun perlu disesuaikan. Meskipun demikian, instrumen berbasis suku bunga masih diproyeksikan mampu mencatatkan pertumbuhan positif.

Lebih lanjut, Barkah menjelaskan analisis dan strategi investasi yang dijalankan KISI AM dalam menghadapi gejolak ekonomi global 2025 dalam wawancara eksklusif bersama Shinta Zahara di program Squawk Box, Haluannews.id (Selasa, 12/08/2025). Wawancara tersebut memberikan gambaran strategi investasi yang tepat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Penjelasan lengkapnya dapat disaksikan kembali di tayangan tersebut. Dengan pertumbuhan ekonomi yang positif, investor kini perlu cermat memilih instrumen investasi yang tepat untuk memaksimalkan keuntungan di tengah dinamika pasar.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar