Pangkas BUMN Jadi 200? Prabowo Kejutkan Dunia Bisnis!

Pangkas BUMN Jadi 200? Prabowo Kejutkan Dunia Bisnis!

Haluannews Ekonomi – Presiden terpilih Prabowo Subianto membuat gebrakan dengan rencana merampingkan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara signifikan. Dalam dialognya dengan CEO Forbes, Steve Forbes, di Forbes Global CEO Conference 2025, Prabowo mengungkapkan niatnya untuk memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 menjadi hanya sekitar 200 perusahaan saja.

COLLABMEDIANET

Arahan ini telah disampaikan kepada CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, sebagai langkah rasionalisasi BUMN. Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan BUMN dengan standar internasional dan menargetkan peningkatan profitabilitas yang signifikan. Ia meyakini bahwa dengan manajemen yang tepat, tingkat pengembalian investasi BUMN yang saat ini berkisar 1%-2% dapat ditingkatkan secara substansial.

Pangkas BUMN Jadi 200? Prabowo Kejutkan Dunia Bisnis!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Prabowo juga membuka peluang bagi tenaga ahli asing (ekspatriat) untuk memimpin BUMN, dengan tujuan menerapkan praktik terbaik global. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing BUMN di kancah internasional. "Sekarang ekspatriat, orang non Indonesia bisa memimpin BUMN kita," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengambil langkah-langkah efisiensi dengan menghapuskan tantiem pejabat dan memangkas jumlah komisaris di BUMN. Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa langkah ini mampu menghemat hingga US$ 500 juta per tahun. Pemangkasan jumlah komisaris yang sebelumnya bisa mencapai belasan orang per perusahaan, dinilai sebagai langkah efisiensi yang berdampak signifikan bagi keuangan BUMN.

Kebijakan ini juga dipandang sebagai wujud keadilan, mengingat peran komisaris sebagai pengawas perusahaan. Dengan jumlah komisaris yang lebih sedikit, diharapkan pengawasan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien. Semua BUMN diharapkan dapat beroperasi dengan tata kelola yang baik, transparan, dan bertanggung jawab.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar