Haluannews Ekonomi – PT Sailun Tire Indonesia, produsen ban asal Tiongkok, menunjukkan optimisme tinggi terhadap prospek pasar ban di Indonesia. Direktur Sales & Marketing, Eko Supriyatin, melihat potensi besar yang didukung oleh populasi masif serta perkembangan pesat industri otomotif nasional, termasuk tren kendaraan listrik yang semakin marak.

Related Post
Optimisme ini bukan tanpa dasar. Sailun baru saja merampungkan pembangunan pabrik terbarunya di Demak, Jawa Tengah. Fasilitas produksi raksasa ini ditargetkan mampu menghasilkan lebih dari 7 juta ton ban per tahun, mencakup berbagai segmen untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, khususnya gejolak di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan bahan baku impor, Sailun tidak tinggal diam. Perusahaan memastikan keamanan rantai pasoknya dengan terus mendorong peningkatan penggunaan komponen produksi dari dalam negeri. Langkah strategis ini bertujuan untuk meminimalisir risiko gangguan dan memperkuat kemandirian produksi.
Untuk mengukuhkan dominasinya di pasar domestik, Sailun memfokuskan strateginya pada tiga pilar utama. Pertama, penguatan kualitas produk secara berkelanjutan untuk menjamin performa dan daya tahan. Kedua, penawaran harga yang kompetitif agar dapat dijangkau oleh berbagai segmen konsumen. Ketiga, perluasan jaringan penjualan yang masif, membentang dari ujung Sumatra hingga pelosok Maluku, memastikan ketersediaan produk di seluruh penjuru negeri.
Detail mengenai target dan strategi bisnis Sailun di Indonesia ini diungkapkan Eko Supriyatin dalam dialog eksklusif bersama Dina Gurning di program AutoBizz Haluannews.id, Selasa (14/04/2026).
Editor: Rohman











Tinggalkan komentar