Pabrik Baja Raksasa Terbakar Dampak Mengejutkan

Pabrik Baja Raksasa Terbakar Dampak Mengejutkan

haluannews.id – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk KRAS tengah menghadapi situasi genting menyusul insiden kebakaran yang melanda area produksi Continuous Tandem Cold Mill CTCM di Pabrik Cold Rolling Mill CRM mereka. Peristiwa tak terduga ini terjadi pada Minggu 19 Juli 2026 dan dikategorikan sebagai keadaan memaksa atau force majeure. Informasi krusial ini terungkap melalui laporan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan OJK dengan nomor 070Corsec-KS2026 tertanggal 23 Juli 2026 sebagaimana dilansir haluannews.id Jumat 24 Juli 2026.

COLLABMEDIANET

Manajemen Krakatau Steel dalam laporannya menjelaskan bahwa kejadian ini merupakan fakta material yang berpotensi besar memengaruhi operasional perseroan. Penilaian ini sesuai dengan regulasi OJK Nomor 31POJK042015 yang telah diubah dengan POJK Nomor 452024 mengenai Pengembangan dan Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik serta Peraturan Bursa Efek Indonesia BEI Nomor I-E.

Pabrik Baja Raksasa Terbakar Dampak Mengejutkan
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Akibat musibah kebakaran tersebut Plt Corporate Secretary Krakatau Steel Rachman Hidayat mengonfirmasi bahwa pabrik CRM kini mengalami hambatan signifikan dalam menghasilkan produk Cold Rolled Coil CRC jenis Full Hard. Kendati demikian perseroan memastikan bahwa fasilitas produksi CRM masih dapat beroperasi untuk memproduksi CRC Soft melalui unit Batch Annealing Furnace BAF. Selain itu produk Hot Rolled Pickled and Oiled HRPO juga tetap bisa diproses menggunakan fasilitas Continuous Pickling Line CPL.

Demi menjaga stabilitas pasokan CRC Full Hard di pasar domestik Krakatau Steel berencana menjalin kerja sama strategis dengan beberapa produsen CRC lain di dalam negeri. Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan pasar tetap terpenuhi di tengah kendala produksi internal.

Dalam laporan yang sama pihak manajemen belum merinci estimasi kerugian finansial yang timbul akibat kebakaran ini maupun perkiraan jangka waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan pabrik. Laporan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen perseroan dalam memenuhi kewajiban transparansi informasi kepada regulator dan masyarakat luas.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar