Haluannews Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto menyoroti kesenjangan pembangunan di Indonesia, di tengah klaim pertumbuhan ekonomi yang positif. Dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025, Prabowo menampilkan video memilukan yang memperlihatkan perjuangan anak-anak sekolah di daerah terpencil yang harus menyeberangi sungai demi mencapai sekolah.

Related Post
Kondisi ini kontras dengan data-data ekonomi makro yang menggembirakan. Prabowo mengungkapkan keprihatinannya melihat realita pahit yang dialami generasi muda, di mana mereka harus mempertaruhkan nyawa setiap hari untuk mendapatkan pendidikan. "Angka-angka pertumbuhan sangat bagus, tapi rakyat kita tiap hari anak-anak kita masuk sungai, basah, duduk di kelas basah, pulang kembali basah," ujarnya.

Menyadari adanya kebutuhan mendesak, Prabowo berencana membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mempercepat pembangunan jembatan di seluruh pelosok negeri. Ia juga akan melibatkan mahasiswa teknik sipil dari berbagai universitas untuk merancang dan membantu pembangunan jembatan tersebut.
Selain itu, Prabowo meminta dukungan dari Polri dan TNI untuk mengerahkan Batalyon Zeni dan Batalyon Teritori pembangunan agar terjun langsung ke desa-desa, mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan jembatan, dan segera merealisasikan pembangunannya. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi masalah infrastruktur yang menghambat akses pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar