Laba VKTR Terpangkas, Pendapatan Melesat! Ada Apa?

Laba VKTR Terpangkas, Pendapatan Melesat! Ada Apa?

Haluannews Ekonomi – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), emiten bus listrik Grup Bakrie, mencatatkan penurunan laba signifikan sebesar 89% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III-2025, menyusut dari Rp 10,6 miliar menjadi hanya Rp 1,1 miliar. Penurunan laba ini terjadi meskipun perusahaan berhasil membukukan kenaikan pendapatan bersih sebesar 11% menjadi Rp 717 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 646 miliar.

COLLABMEDIANET

Manajemen VKTR menjelaskan bahwa penurunan laba disebabkan oleh peningkatan beban usaha yang bersifat strategis. Beban ini diperlukan untuk mendukung ekspansi penjualan, termasuk program uji coba produk bersama calon pelanggan potensial. Perusahaan meyakini bahwa investasi ini akan membuahkan hasil pada tahun 2025, dengan pengakuan penjualan yang lebih besar di semester kedua.

Laba VKTR Terpangkas, Pendapatan Melesat! Ada Apa?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kinerja penjualan kendaraan listrik VKTR menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan ekspektasi perusahaan terhadap prospek penjualan kendaraan listrik yang lebih baik.

Pendapatan dari segmen manufaktur suku cadang VKTR relatif stabil, menunjukkan ketahanan di tengah kondisi industri otomotif nasional yang belum pulih. Penjualan kendaraan nasional secara keseluruhan mengalami penurunan lebih dari 25% year-to-date (ytd) hingga September 2025.

Selama sembilan bulan pertama tahun 2025, VKTR telah menjual 6 unit forklift, mengirimkan 20 unit bus ke operator Transjakarta, 22 unit charger, dan memperoleh pendapatan dari jasa purna jual. Perusahaan juga telah menyelesaikan perakitan Completely Knocked Down (CKD) 20 unit bus listrik untuk Transjakarta, sebagai bagian dari pesanan 80 unit yang diterima pada kuartal kedua tahun ini. Penambahan ini melengkapi 81 unit bus listrik yang telah beroperasi untuk Transjakarta dan perusahaan lainnya pada tahun sebelumnya.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar