KPR 40 Tahun: Bos Bank Raksasa Ungkap Jurus Jitu Hadapi Risiko!

KPR 40 Tahun: Bos Bank Raksasa Ungkap Jurus Jitu Hadapi Risiko!

Haluannews Ekonomi – Pemerintah tengah mengkaji skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor fantastis, mencapai 40 tahun. Menanggapi potensi perubahan signifikan ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melalui Direktur Utamanya, Hery Gunardi, angkat bicara mengenai strategi manajemen risiko yang akan diterapkan oleh perbankan, khususnya BRI.

COLLABMEDIANET

Hery Gunardi menjelaskan bahwa meskipun opsi tenor 40 tahun tersedia, nasabah tidak akan serta-merta mengambil durasi maksimal tersebut. Menurutnya, fleksibilitas menjadi kunci, di mana peminjam tetap dapat memilih tenor yang lebih pendek sesuai kemampuan dan kebutuhan finansial, seperti 10, 15, 20, atau 25 tahun. Pernyataan ini disampaikan Hery di Kantor Pusat BRI, Senin (25/5/2026).

KPR 40 Tahun: Bos Bank Raksasa Ungkap Jurus Jitu Hadapi Risiko!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Pengalaman historis BRI menunjukkan bahwa rata-rata nasabah KPR melunasi pinjaman mereka dalam kurun waktu sekitar 10 tahun, jauh lebih singkat dari tenor maksimal yang ditawarkan saat ini (20-25 tahun). Oleh karena itu, perpanjangan tenor hingga 40 tahun dipandang tidak akan secara signifikan meningkatkan profil risiko bagi perbankan.

Untuk memastikan integritas dan akuntabilitas, Hery juga menegaskan komitmen BRI terhadap kontrol internal yang ketat dalam setiap tahapan proses bisnis penyaluran KPR. Sistem ini mencakup kepatuhan (compliance) dan audit yang berlapis, dirancang untuk mencegah potensi penyimpangan dan memastikan setiap prosedur dijalankan sesuai standar yang ditetapkan.

Diskusi mengenai skema KPR ini mengemuka setelah Hery Gunardi melakukan pertemuan dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait. Agenda utama pertemuan tersebut adalah pembahasan akselerasi penyaluran pembiayaan perumahan bersubsidi serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Pemilikan Perumahan (KPP).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Maruarar mengapresiasi kinerja BRI dalam program KPP. Bank pelat merah ini berhasil merealisasikan KPP sebesar Rp9,21 triliun, mencapai 76% dari total plafon yang ditetapkan sebesar Rp12 triliun. Angka ini menempatkan BRI sebagai kontributor dominan, menyumbang 54,6% dari total realisasi KPP secara nasional.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar