Haluannews Ekonomi – Bank Indonesia (BI) dan People’s Bank of China (PBOC) resmi memperpanjang kesepakatan bilateral pertukaran mata uang lokal. Nilai tukar yang disepakati mencapai 400 miliar Yuan atau setara 55 miliar dolar AS. Kesepakatan ini menunjukkan semakin eratnya hubungan ekonomi kedua negara dan menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap kedua mata uang tersebut. Hal ini diumumkan melalui program Closing Bell Haluannews.id pada Jumat (7/2/2025). Perpanjangan kerjasama ini diharapkan akan semakin memperlancar transaksi bisnis antara Indonesia dan Tiongkok, mengurangi ketergantungan pada dolar AS, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara. Detail lebih lanjut mengenai dampak kesepakatan ini terhadap perekonomian Indonesia akan terus dipantau dan dilaporkan.

Related Post










Tinggalkan komentar