IHSG Terkapar! Rupiah Loyo, Ada Apa dengan Pasar?

IHSG Terkapar! Rupiah Loyo, Ada Apa dengan Pasar?

Haluannews Ekonomi – Pasar modal Indonesia bergejolak di penghujung pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat, 28 November 2025, di zona merah, terperosok ke level 8.508. Pelemahan IHSG ini sejalan dengan tertekannya nilai tukar Rupiah yang anjlok ke Rp16.650 per Dolar AS.

COLLABMEDIANET

Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar: sentimen apa yang memicu turbulensi di pasar keuangan Indonesia? Analis Haluannews.id mencatat bahwa pergerakan pasar modal saat ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan internal.

 IHSG Terkapar! Rupiah Loyo, Ada Apa dengan Pasar?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Salah satu faktor eksternal yang menjadi perhatian utama adalah antisipasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Kebijakan The Fed memiliki dampak signifikan terhadap aliran modal global, termasuk ke Indonesia. Keputusan The Fed untuk menaikkan atau mempertahankan suku bunga dapat memicu volatilitas di pasar keuangan negara berkembang.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati fenomena window dressing, yaitu upaya perusahaan untuk mempercantik kinerja keuangan di akhir tahun. Aksi window dressing dapat memengaruhi pergerakan harga saham secara temporer.

Untuk mendapatkan analisis lebih mendalam mengenai dinamika pasar modal saat ini, simak ulasan lengkap Andi Shalini dan Safrina Nasution dalam program Closing Bell Haluannews.id, Jumat (28/11/2025). Mereka akan membahas secara rinci faktor-faktor yang memengaruhi IHSG dan Rupiah, serta memberikan proyeksi ke depan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar