Haluannews Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja memukau pada Oktober 2025, dengan apresiasi bulanan sebesar 1,28% dan melonjak 15,31% sejak awal tahun (year-to-date/ytd). Angka ini mencerminkan optimisme pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Related Post
Momentum positif ini mendorong nilai kapitalisasi pasar saham menyentuh rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH), mencapai Rp 16.000 triliun pada 10 Oktober 2025. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Selain itu, likuiditas transaksi saham juga mengalami peningkatan signifikan. Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) pada Oktober 2025 mencetak rekor baru, menembus angka Rp 25,06 triliun. Secara year-to-date, RNTH saham tercatat sebesar Rp 16,62 triliun hingga akhir Oktober 2025.
Pada akhir September 2025, nilai kapitalisasi pasar bursa saham domestik tercatat sebesar Rp 16.890 triliun. Hampir seluruh sektor mengalami penguatan, kecuali sektor infrastruktur yang sedikit terkoreksi.
Meskipun IHSG menunjukkan performa yang solid, terdapat arus modal asing yang keluar dari pasar modal Indonesia. Tercatat, net sell asing mencapai Rp 3,8 triliun secara bulanan (mtm) atau Rp 54,75 triliun sejak awal tahun (ytd).
Sementara itu, dari pasar obligasi, ICBI (Indonesia Composite Bond Index) menguat 0,87% mtd atau 9,34% ytd ke level 429,35. Pada industri pengelolaan investasi, dana kelolaan (AUM) mencapai Rp 913,96 triliun naik 9,15% ytd, dengan net subscription sebesar Rp 20,96 triliun.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar