Haluannews Ekonomi – Jakarta – PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) menjadi sorotan pasar setelah sahamnya melesat menyentuh batas auto reject atas (ARA) selama dua hari berturut-turut. Di balik performa impresif tersebut, terungkap bahwa emiten distributor sepeda ini baru saja mengalami perubahan kendali kepemilikan saham secara signifikan.

Related Post
Melalui keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Kamis (16/4/2026), Haluannews.id melaporkan bahwa PT Penajam Makmur Jaya (PMJ) telah resmi mengakuisisi 921,5 juta saham BIKE. Jumlah ini setara dengan 71,22% dari total seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh oleh perseroan.

Transaksi pengalihan saham jumbo ini dilakukan pada 15 April 2026 melalui mekanisme pasar negosiasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pihak penjual saham mayoritas tersebut adalah Andrew Mulyadi, Henry Mulyadi, dan Stephen Mulyadi. Andrew Mulyadi sendiri diketahui menjabat sebagai Direktur Utama BIKE.
Andrew Mulyadi menegaskan bahwa PMJ berkomitmen untuk memenuhi seluruh ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka. Ini termasuk, namun tidak terbatas pada, pelaksanaan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) kepada para pemegang saham minoritas BIKE.
Berdasarkan data Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Maret 2026, tercatat bahwa saham publik non-warkat mencapai 323.916.404 lembar (25,03%), ditambah 8.500.000 lembar saham publik warkat (3,75%). Para pemegang saham inilah yang nantinya akan menjadi objek Penawaran Tender Wajib dari PMJ.
Menariknya, PMJ bukanlah pemain baru di kancah pasar modal. Perusahaan ini juga diketahui merupakan pemilik dari PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN). Lebih lanjut, dalam dokumen keterbukaan informasi, terungkap bahwa ultimate beneficial owner (UBO) dari PMJ adalah Yayasan Nazar Foundation, yang terafiliasi dengan Muhammad Nazaruddin.
Namun, ada detail penting lainnya. Dokumen yang sama juga menyebutkan Sarah Sartika Putri sebagai UBO dari MENN. Secara eksplisit, dokumen tersebut menegaskan tidak adanya hubungan afiliasi antara Muhammad Nazaruddin dan Sarah Sartika Putri, memberikan gambaran struktur kepemilikan yang kompleks di balik entitas-entitas ini.
Perubahan kepemilikan ini tampaknya disambut positif oleh pasar. Pada perdagangan hari ini, saham BIKE kembali ditutup menguat signifikan, mencapai batas ARA 25% di level Rp 685. Ini menandai hari kedua berturut-turut saham BIKE mencapai level ARA, mengindikasikan optimisme investor terhadap prospek perusahaan di bawah kendali baru.
Editor: Rohman








Tinggalkan komentar