IHSG Perkasa Saat Bursa Asia Terbakar Apa Rahasianya

IHSG Perkasa Saat Bursa Asia Terbakar Apa Rahasianya

haluannews.id – Indeks Harga Saham Gabungan IHSG berhasil mengakhiri perdagangan hari ini dengan gemilang melaju di zona hijau. Pencapaian ini kontras dengan kondisi bursa saham di kawasan Asia lainnya seperti Jepang dan Korea Selatan yang justru terpuruk. Para analis pun mulai mengurai kemungkinan di balik derasnya aliran dana asing yang membanjiri pasar modal Indonesia.

COLLABMEDIANET

Pada perdagangan Jumat 17 Juli 2026 IHSG melonjak 6732 poin atau setara 11 persen mencapai level 617353. Dari total saham yang diperdagangkan sebanyak 363 emiten menguat 274 melemah dan 328 lainnya bergerak stagnan. Aktivitas transaksi terpantau sangat ramai dengan sektor perbankan menjadi magnet utama bagi para investor. Nilai transaksi harian mencapai Rp1632 triliun melibatkan 2404 miliar saham dalam 199 juta kali transaksi sementara kapitalisasi pasar domestik kini menembus angka Rp10749 triliun.

IHSG Perkasa Saat Bursa Asia Terbakar Apa Rahasianya
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Arus modal asing menjadi salah satu penopang utama penguatan pasar domestik. Investor global mencatat pembelian bersih atau net buy sebesar Rp6386 miliar dengan saham-saham perbankan menjadi sasaran favorit. Fenomena ini memunculkan pertanyaan besar di tengah gejolak pasar regional.

Elandry Pratama seorang analis dari Panin Sekuritas menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan adanya rotasi dana asing secara langsung dari Jepang atau Korea Selatan ke Indonesia. Menurutnya pelemahan pasar di kedua negara tersebut lebih banyak dipicu oleh tekanan global pada sektor teknologi. Meskipun demikian secara global memang ada potensi pergeseran alokasi portofolio investasi menuju pasar dengan valuasi yang lebih menarik termasuk Indonesia.

Senada dengan pandangan tersebut Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai bahwa potensi perpindahan dana ke Indonesia sangat mungkin terjadi. Liza menjelaskan bahwa ekspektasi kenaikan suku bunga di Korea Selatan berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pasar saham mereka yang sepanjang tahun ini telah mencatatkan performa sangat impresif.

Sebagai perbandingan tekanan jual di pasar Asia-Pasifik semakin dalam pada Jumat. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 4 persen S&P/ASX 200 Australia turun 05 persen dan indeks CSI 300 China merosot 36 persen. Sementara itu bursa Korea Selatan tidak beroperasi karena libur nasional.

Guncangan di sektor teknologi juga menjalar ke bursa Eropa. Saham-saham perusahaan semikonduktor raksasa seperti ASML ASMI STMicroelectronics Infineon dan BE Semiconductor kompak mengalami koreksi tajam pada awal perdagangan. Hal ini mencerminkan berlanjutnya pesimisme terhadap sektor kecerdasan buatan AI dan industri chip global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar