Haluannews Ekonomi – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan kesepakatan dagang baru yang signifikan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Langkah ini menandai era baru dalam hubungan bilateral kedua negara adidaya ekonomi tersebut, terutama setelah periode ketegangan akibat kebijakan tarif yang sebelumnya memanas. Salah satu poin krusial dari kesepakatan ini adalah penetapan tarif dagang baru untuk India sebesar 18%.

Haluannews Ekonomi - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan kesepakatan dagang baru yang signifikan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Langkah ini menandai era baru dalam hubungan bilateral kedua negara adidaya ekonomi tersebut, terutama setelah periode ketegangan akibat kebijakan tarif yang sebelumnya memanas. Salah satu poin krusial dari kesepakatan ini adalah penetapan tarif dagang baru untuk India sebesar 18%.

Pengumuman yang disampaikan langsung oleh Presiden Trump ini diharapkan dapat memperkuat fondasi kerja sama ekonomi antara Washington dan New Delhi. Sebelumnya, hubungan dagang kedua negara sempat diwarnai friksi, terutama setelah AS mencabut status preferensi dagang India di bawah Sistem Preferensi Umum (GSP) pada tahun 2019, yang memicu balasan tarif dari India terhadap beberapa produk AS. Kebijakan tarif tinggi yang diterapkan sebelumnya telah menciptakan ketidakpastian bagi eksportir dan importir di kedua belah pihak.

COLLABMEDIANET

Dengan penetapan tarif 18%, pasar dan pelaku bisnis di kedua negara kini akan menghadapi lanskap perdagangan yang lebih jelas, meskipun angka tersebut tentu akan menjadi bahan analisis mendalam mengenai dampaknya terhadap daya saing produk dan aliran investasi. Para ekonom memprediksi bahwa kesepakatan ini bisa menjadi katalisator bagi pertumbuhan volume perdagangan, namun juga menuntut adaptasi strategis dari sektor-sektor yang paling terdampak, baik di Amerika Serikat maupun di India. Potensi keuntungan dan kerugian dari tarif baru ini akan menjadi sorotan utama bagi investor global.

Haluannews Ekonomi - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi mengumumkan kesepakatan dagang baru yang signifikan dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi. Langkah ini menandai era baru dalam hubungan bilateral kedua negara adidaya ekonomi tersebut, terutama setelah periode ketegangan akibat kebijakan tarif yang sebelumnya memanas. Salah satu poin krusial dari kesepakatan ini adalah penetapan tarif dagang baru untuk India sebesar 18%.
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Detail lebih lanjut mengenai implikasi kesepakatan ini dan analisis pasar mendalam dapat disimak dalam program Closing Bell Haluannews.id yang tayang pada Selasa, 3 Februari 2026.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar