Fenomena Februari: Penjualan Mobil Melejit, Multifinance & Asuransi Panen Rezeki?

Fenomena Februari: Penjualan Mobil Melejit, Multifinance & Asuransi Panen Rezeki?

Haluannews Ekonomi – Geliat sektor otomotif pada bulan kedua tahun ini membawa sinyal positif yang kuat bagi industri pembiayaan multifinance dan asuransi. Setelah periode yang penuh tantangan, momentum kebangkitan penjualan kendaraan bermotor menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan dua sektor keuangan vital ini.

COLLABMEDIANET

Data terbaru menunjukkan, penjualan mobil nasional pada Februari 2025 mencapai angka impresif 72.295 unit. Angka ini menandai lonjakan signifikan sebesar 16,73% atau 10.363 unit dibandingkan bulan sebelumnya, Januari 2025, yang tercatat 61.932 unit. Bahkan, jika dibandingkan dengan penjualan Februari 2024, terdapat kenaikan sebesar 2,15% atau 1.523 unit.

Fenomena Februari: Penjualan Mobil Melejit, Multifinance & Asuransi Panen Rezeki?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Peningkatan ini menjadi kabar gembira di tengah kekhawatiran akan lesunya pasar otomotif domestik, mengingat sepanjang tahun 2024, total penjualan mobil nasional bahkan tidak mampu menembus angka 1 juta unit. Rebound ini mengindikasikan adanya pemulihan daya beli dan kepercayaan konsumen terhadap pasar kendaraan.

Kredit kendaraan baru secara historis merupakan kontributor terbesar dalam portofolio penyaluran pembiayaan industri multifinance. Pada Februari 2026, penyaluran pembiayaan untuk kendaraan roda empat baru tercatat mencapai Rp143,28 triliun, menyumbang 26,47% dari total penyaluran pembiayaan multifinance secara keseluruhan.

Tidak hanya mobil baru, pembiayaan kendaraan roda empat bekas juga menunjukkan kontribusi signifikan, mencapai Rp88,36 triliun atau 16,32% dari total. Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya OJK, menjelaskan bahwa pembiayaan otomotif, termasuk segmen mobil bekas, tetap menjadi tulang punggung industri multifinance. "Skema pembiayaan mobil bekas menawarkan opsi yang lebih terjangkau, sehingga memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan kendaraan," ujar Agusman dalam keterangan tertulis yang diterima Haluannews.id pada Senin (13/4/2026).

Di sisi lain, masifnya penjualan mobil baru secara langsung turut mendorong peningkatan kebutuhan akan perlindungan asuransi. Masyarakat semakin menyadari pentingnya meminimalisir risiko kerusakan dan kecelakaan kendaraan melalui produk asuransi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, mengungkapkan bahwa berdasarkan data posisi Februari 2026, pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor tercatat sebesar Rp4,10 triliun, menunjukkan pertumbuhan solid 9,97% secara tahunan (yoy). Sejalan dengan itu, nilai klaim juga meningkat menjadi Rp1,40 triliun atau naik 9,89% yoy, yang mencerminkan peningkatan aktivitas kendaraan dan eksposur risiko.

"Lini usaha kendaraan bermotor masih memiliki potensi pertumbuhan yang sangat baik, seiring dengan perbaikan di sektor otomotif," jelas Ogi dalam pernyataan terpisah. Ia menambahkan bahwa ke depan, perusahaan asuransi perlu memperkuat strategi distribusi, termasuk mengoptimalkan kanal digital dan menjalin kerja sama strategis dengan lembaga pembiayaan. Inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah, didukung oleh penguatan underwriting dan pengelolaan klaim yang efisien, juga menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, pertumbuhan penjualan otomotif ini menjadi sentimen positif yang kuat bagi asuransi kendaraan bermotor. Peningkatan penjualan kendaraan, terutama yang difasilitasi melalui skema pembiayaan, secara alami akan diikuti oleh peningkatan permintaan akan perlindungan asuransi. OJK memandang bahwa kinerja lini ini masih memiliki ruang ekspansi yang luas, namun tetap menekankan pentingnya memperhatikan daya beli masyarakat dan kondisi ekonomi makro guna memastikan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar