Haluannews Ekonomi – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) kembali menunda peluncuran produk buy now pay later (BNPL) atau paylater. Padahal, sebelumnya produk ini diharapkan bisa meluncur pada akhir tahun ini, setelah rencana awal yang sudah diumumkan sejak tahun 2023.

Related Post
Sebagai alternatif, Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menargetkan peluncuran produk tersebut pada kuartal I-2026. Penundaan ini disebabkan oleh keterbatasan waktu dalam persiapan yang matang.

"Waktunya sangat terbatas, dan kami ingin produk ini berjalan lancar. Kami berharap bisa meluncurkan tahun ini, tetapi dengan keterbatasan waktu, sepertinya baru bisa di awal tahun," jelas Rully saat ditemui di Gedung Dhanapala, Kamis (27/11/2025).
Selain paylater, peluncuran produk-produk nasabah konsumer lainnya, seperti kartu kredit dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BTN, juga mengalami penundaan. BTN menargetkan kedua produk ini dapat dirilis pada kuartal II-2026.
"Baik kartu kredit maupun paylater, Insya Allah, mungkin tahun depan, di awal tahun, kita akan meluncurkan produk tersebut. Termasuk juga kredit kendaraan bermotor atau auto loan," tambahnya.
Meskipun permintaan kredit segmen konsumer tahun ini masih menunjukkan tren yang kurang menggembirakan akibat daya beli masyarakat yang belum pulih sepenuhnya, Rully tetap optimis bahwa tahun depan akan ada perbaikan. Keyakinan ini didukung oleh berbagai program pemerintah yang diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat.
"Dengan banyaknya inisiatif dari pemerintah dan program dari presiden, seharusnya daya beli akan berangsur membaik. Kami masih yakin daya beli akan lebih baik di tahun depan. Namun, di tahun ini pun, saya rasa kita bisa menciptakan pasar dan permintaan dari pelanggan kita," pungkasnya.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar