Haluannews Ekonomi – PT Asuransi BRI Life, entitas asuransi di bawah naungan BUMN, secara resmi merambah segmen distribusi digital melalui peluncuran Asuransi MODI (Mobile Digital Insurance). Langkah strategis ini menandai upaya signifikan perusahaan dalam berinovasi dan meningkatkan kualitas layanannya di tengah dinamika pasar yang semakin mengarah ke digitalisasi.

Related Post
Direktur Consumer Banking BRI sekaligus Dewan Pembina BRI Life, Aris Hartanto, menekankan bahwa inisiatif ini didorong oleh perubahan fundamental perilaku konsumen. Manajemen BRI Life, melalui keterangan tertulis yang diterima Haluannews.id pada Selasa (21/4/2026), menjelaskan bahwa peluncuran MODI dilatarbelakangi oleh pergeseran fundamental perilaku konsumen, khususnya Generasi Z. Kelompok demografi ini semakin mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan fleksibilitas dalam mengakses layanan, termasuk untuk kebutuhan perlindungan finansial berbasis digital yang mudah diakses, praktis, serta relevan dengan gaya hidup modern.

Dalam ekosistem digital MODI, BRI Life menawarkan beragam pilihan paket asuransi yang disesuaikan dengan berbagai aktivitas dan kebutuhan. Mulai dari MOsport untuk aktivitas olahraga, MOtravelling untuk perjalanan, MOactivity untuk kegiatan sehari-hari, MOreligi untuk perjalanan spiritual, MOsafety untuk keamanan, hingga MOevent untuk perlindungan acara khusus. Fleksibilitas juga menjadi keunggulan, dengan pilihan masa asuransi mulai dari harian hingga tahunan, serta uang pertanggungan yang dapat mencapai Rp100 juta. Nasabah juga dimanjakan dengan kemudahan pendaftaran dan akses layanan daring 24 jam setiap hari, memastikan perlindungan kapan pun dibutuhkan.
Strategi penetrasi pasar digital ini diharapkan dapat mengoptimalkan jangkauan BRI Life dan memperkuat posisi MODI sebagai produk asuransi digital yang adaptif dan responsif terhadap dinamika pasar. Inisiatif ini juga selaras dengan Roadmap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2023-2027 yang berfokus pada peningkatan inklusi keuangan di Indonesia. OJK sendiri menargetkan pertumbuhan aset industri asuransi di kisaran 5%-7% pada tahun 2026, menunjukkan optimisme terhadap sektor ini.
Data terbaru dari OJK per Februari 2026 menunjukkan bahwa aset industri asuransi nasional telah mencapai Rp1.219 triliun, tumbuh impresif 6,8% secara tahunan (year-on-year). Kontribusi terbesar berasal dari aset asuransi komersial yang mencapai Rp999 triliun, dengan pertumbuhan yang lebih tinggi lagi, yakni 8,75% secara tahunan. Angka-angka ini mengindikasikan potensi besar pasar asuransi digital yang kini dimasuki BRI Life dengan MODI. Dengan MODI, BRI Life tidak hanya memperluas jangkauan layanannya tetapi juga menegaskan komitmennya untuk beradaptasi dengan era digital, menawarkan solusi perlindungan finansial yang inovatif dan relevan bagi masyarakat Indonesia.
Editor: Rohman




Tinggalkan komentar