haluannews.id – Dunia korporasi dihebohkan dengan kabar terbaru dari PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk. (NELY). Perusahaan pelayaran yang bergerak di bidang jasa maritim ini secara resmi mengumumkan pemberhentian sementara Eduard Halomoan dari jabatannya sebagai Direktur. Keputusan mengejutkan ini mulai berlaku efektif sejak tanggal 17 Juni 2026.

Related Post
Berdasarkan informasi yang diungkapkan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat 19 Juni 2026, Dewan Komisaris NELY adalah pihak yang mengambil langkah pemberhentian sementara ini. Nasib Eduard Halomoan ke depan akan ditentukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan. Manajemen menyatakan bahwa waktu pelaksanaan RUPS akan diumumkan kemudian, untuk menguatkan atau justru mencabut keputusan pemberhentian sementara tersebut.

Pihak manajemen NELY memastikan bahwa keputusan ini tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap operasional perusahaan, aspek hukum, kondisi finansial, maupun keberlangsungan bisnis. Di sisi lain, pergerakan saham NELY menunjukkan dinamika tersendiri. Pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, saham NELY sempat menguat 1% mencapai level Rp 202. Namun, perlu dicatat bahwa sepanjang tahun berjalan, kinerja saham NELY tercatat mengalami koreksi cukup dalam, yakni sebesar 56,47%.








Tinggalkan komentar