Bisnis Mebel RI Terancam! Ini Solusi Jitu yang Dibutuhkan!

Bisnis Mebel RI Terancam! Ini Solusi Jitu yang Dibutuhkan!

Haluannews Ekonomi – Direktur Utama PT Gema Graha Sarana Tbk (GEMA), William Simiadi, dalam wawancara eksklusif di program Power Lunch Haluannews.id (Jumat, 15/08/2025), mengungkapkan dilema mendalam yang membayangi industri furnitur Indonesia. Ketergantungan pada impor bahan baku, mulai dari engsel hingga sekrup, menjadi batu sandungan utama daya saing produk mebel nasional di pasar global.

COLLABMEDIANET

Simiadi menjelaskan, tingginya biaya impor komponen-komponen tersebut secara signifikan meningkatkan harga pokok produksi, membuat produk furnitur dalam negeri sulit bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Kondisi ini mengancam keberlangsungan bisnis mebel skala kecil hingga besar. Ia pun berharap adanya intervensi pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini.

Bisnis Mebel RI Terancam! Ini Solusi Jitu yang Dibutuhkan!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Namun, Simiadi juga menekankan potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam industri furnitur. Kebijakan deregulasi yang telah dikeluarkan pemerintah dinilai telah memberikan angin segar bagi pelaku usaha. Namun, ia mendesak percepatan pengembangan ekosistem dan rantai pasok industri furnitur agar lebih terintegrasi dan efisien. Hal ini dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Lebih lanjut, Simiadi menyoroti perlunya strategi bisnis yang adaptif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Ia menyarankan agar pelaku usaha mebel fokus pada inovasi produk, peningkatan kualitas, dan perluasan pasar ekspor untuk memperkuat posisi di kancah internasional. Dalam konteks ini, dukungan pemerintah melalui program-program pengembangan industri dan fasilitasi akses pasar menjadi sangat penting.

Wawancara lengkap dengan William Simiadi dapat disaksikan kembali di tayangan Power Lunch Haluannews.id. Permasalahan ini menjadi sorotan penting bagi perkembangan ekonomi Indonesia, mengingat potensi besar industri furnitur untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar