haluannews.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara perdagangan saham PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) dan PT Pakuan Tbk (UANG). Keputusan ini diambil menyusul lonjakan harga kumulatif yang signifikan pada kedua emiten tersebut, yang memicu perhatian serius dari otoritas bursa.

Related Post
Suspensi ini mulai berlaku sejak sesi pertama perdagangan tanggal 9 September 2026, mencakup pasar reguler dan pasar tunai. Tindakan "pendinginan" ini merupakan upaya BEI untuk melindungi para investor, khususnya pemegang saham MGLV dan UANG, dari volatilitas harga yang ekstrem.

Tujuannya jelas, memberikan waktu yang cukup bagi pelaku pasar untuk mencermati dan mempertimbangkan kembali informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi. Ini demi memastikan keputusan yang lebih matang dan rasional, serta menjaga integritas pasar.
Para pihak berkepentingan diimbau untuk senantiasa memantau setiap keterbukaan informasi yang dirilis oleh masing-masing perusahaan. Lonjakan harga kedua saham ini memang fantastis, memicu tindakan penghentian sementara oleh BEI.
Saham MGLV, yang dikenal sebagai PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk, telah menunjukkan performa luar biasa. Dalam lima hari terakhir, harganya melesat 29,13%, dan bahkan melonjak 77,31% dalam sebulan terakhir. Kini, saham MGLV bertengger di level Rp 14.850 per lembar dengan kapitalisasi pasar mencapai angka fantastis Rp 28,29 triliun.
Tak kalah sensasional, saham PT Pakuan Tbk (UANG) juga mencatatkan kenaikan signifikan. Dalam kurun waktu lima hari, harganya meroket 66,9%, dan dalam sebulan terakhir, kenaikannya mencapai 77,1%. Saham UANG kini diperdagangkan di level Rp 4.340 per lembar, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 5,25 triliun.










Tinggalkan komentar