Bank Mandiri Incar Kucuran Dana Segar dari Pemerintah, Ada Apa?

Bank Mandiri Incar Kucuran Dana Segar dari Pemerintah, Ada Apa?

Haluannews Ekonomi – Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membuka peluang untuk kembali meminta tambahan dana dari pemerintah, setelah berhasil menyerap sebagian besar dana yang telah diterima sebelumnya. Bank Mandiri sebelumnya menerima kucuran dana sebesar Rp 55 triliun dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 12 September 2025 lalu.

COLLABMEDIANET

Direktur Commercial Banking Bank Mandiri, Totok Priyambodo, mengungkapkan bahwa hingga akhir September 2025, pihaknya telah menyalurkan 74% dari dana tersebut, atau sekitar Rp40,7 triliun. Hal ini mendorong Bank Mandiri untuk menjajaki kemungkinan penambahan alokasi dana dari pemerintah.

Bank Mandiri Incar Kucuran Dana Segar dari Pemerintah, Ada Apa?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Bank Mandiri akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk memastikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional, sambil menjaga ruang ekspansi usaha yang berkelanjutan," ujar Totok dalam paparan kinerja kuartal III 2025 secara virtual.

Penyaluran dana tersebut diprioritaskan untuk sektor UMKM, industri padat karya, serta sektor strategis lainnya seperti perkebunan, ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, energi terbarukan, layanan kesehatan, manufaktur, dan kawasan industri.

Menurut Totok, langkah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan daya saing ekspor, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas. Penempatan dana pemerintah juga berperan penting dalam memperkuat struktur likuiditas Bank Mandiri dan menjaga efisiensi biaya dana, mengingat sumber pendanaan berasal dari pemerintah dengan biaya yang relatif lebih rendah dibandingkan rata-rata pasar.

Hingga September 2025, kredit Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp 1.384 triliun, tumbuh 11,6% year on year (yoy). Bank Mandiri berencana untuk terus menjaga momentum pertumbuhan kredit di atas rata-rata industri dengan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan risiko yang terukur.

"Strategi ekspansi kredit Bank Mandiri akan terus difokuskan pada pertumbuhan berbasis ekosistem dan penguatan pembiayaan ke berbagai segmen ekonomi di seluruh wilayah. Kami juga terus memperluas jangkauan layanan melalui optimalisasi channel digital seperti Livin’ Bank Mandiri dan Kopra untuk mendorong efisiensi dan inklusi pembiayaan," pungkas Totok.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar