Awas Inflasi RI Menggila Ekonomi Tetap Moncer

Awas Inflasi RI Menggila Ekonomi Tetap Moncer

haluannews.id – Sebuah laporan terbaru dari Asian Development Bank ADB mengguncang proyeksi ekonomi Indonesia. Bank pembangunan Asia ini memprediksi tekanan inflasi di Tanah Air bakal melonjak signifikan pada 2026 dan 2027. Angka perkiraan inflasi direvisi naik meskipun pertumbuhan ekonomi diproyeksikan tetap stabil di level impresif 5,2 persen.

COLLABMEDIANET

Dalam edisi Asian Development Outlook ADO September 2026, ADB menaikkan estimasi inflasi Indonesia. Untuk tahun 2026, proyeksi inflasi terkerek dari semula 3 persen menjadi 3,3 persen. Sementara itu, pada 2027, inflasi diperkirakan bergerak menuju kisaran 3 persen, naik dari perkiraan sebelumnya 2,5 persen. Menariknya, di tengah lonjakan inflasi ini, Produk Domestik Bruto PDB Indonesia diprediksi akan tumbuh kokoh sebesar 5,2 persen baik pada 2026 maupun 2027, angka yang konsisten dengan laporan ADO bulan Juli.

Awas Inflasi RI Menggila Ekonomi Tetap Moncer
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Peningkatan tekanan inflasi ini, menurut analisis ADB, tidak lepas dari imbas fluktuasi harga komoditas energi global, khususnya minyak mentah dunia. Penjalaran kenaikan harga ini telah terasa di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pemerintah Indonesia sendiri memilih untuk membiarkan harga bahan bakar nonsubsidi menyesuaikan dengan dinamika harga minyak global, namun tetap mempertahankan stabilitas harga bahan bakar bersubsidi.

Meskipun menghadapi tantangan inflasi yang membengkak tahun ini, ADB melihat adanya potensi meredanya tekanan pada 2027. Inflasi umum diperkirakan akan mendekati titik tengah rentang target yang ditetapkan. Inflasi harga pangan juga diproyeksikan relatif terjaga, meski risiko terkait kondisi cuaca tetap memerlukan pemantauan ketat. Ketersediaan cadangan beras yang memadai dan berbagai langkah kebijakan yang menopang produksi pertanian diharapkan mampu meredakan tekanan dari sisi penawaran.

Selain itu, koordinasi berkelanjutan antara pemerintah dan bank sentral diharapkan dapat menjaga ekspektasi inflasi masyarakat. Upaya berkesinambungan dalam bidang irigasi, penguatan cadangan pangan, serta pemberian bantuan sosial akan menjadi kunci untuk memitigasi sebagian dampak fenomena El Nino terhadap harga kebutuhan pokok dan kelompok masyarakat rentan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar