Haluannews Ekonomi – PT Bank Aladin Syariah (BANK) mencatatkan kinerja yang memukau pada kuartal III 2025, dengan laba bersih mencapai Rp128,15 miliar. Angka ini melesat tajam sebesar 262,21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan rugi sebesar Rp79 miliar.

Related Post
Lonjakan laba ini berdampak positif pada laba per saham (EPS) yang naik menjadi Rp9, dibandingkan dengan Rp6 pada tahun sebelumnya. Pendapatan pengelolaan dana bank sebagai mudharib juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp595,57 miliar dari sebelumnya Rp428,01 miliar.

Kenaikan pendapatan ini didorong oleh peningkatan pendapatan dari jual beli, bagi hasil, dan ujrah yang mencapai Rp436,51 miliar, naik dari Rp300,77 miliar. Pendapatan usaha utama lainnya juga melonjak menjadi Rp159,06 miliar dari Rp127,23 miliar. Sementara itu, hak pihak ketiga atas bagi hasil dan syirkah temporer tercatat sebesar Rp347,59 miliar, naik dari Rp218,91 miliar.
Pendapatan usaha lainnya juga mengalami pertumbuhan pesat, mencapai Rp368,96 miliar dari Rp99,82 miliar. Hal ini didukung oleh peningkatan pendapatan imbalan jasa perbankan menjadi Rp328,1 miliar dari Rp87,58 miliar, serta keuntungan atas penjualan surat berharga yang naik menjadi Rp40,8 miliar dari Rp12,25 miliar.
Meskipun demikian, Bank Aladin Syariah juga mencatatkan peningkatan beban operasional menjadi Rp452,09 miliar dari Rp385,82 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan beban umum dan administrasi menjadi Rp231,37 miliar dari Rp132,76 miliar.
Secara keseluruhan, kinerja positif ini tercermin dalam total ekuitas yang meningkat menjadi Rp3,27 triliun dari Rp3,13 triliun. Jumlah dana syirkah temporer juga melejit menjadi Rp8,75 triliun dari Rp5,41 triliun. Total aset bank juga mengalami pertumbuhan signifikan, mencapai Rp12,79 triliun dari Rp9,36 triliun.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar