haluannews.id – Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara baru-baru ini mencapai kesepakatan penting. Keduanya bertekad memperkuat sinergi kebijakan melalui lima pilar utama demi menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Kesepakatan ini lahir setelah pertemuan khusus yang menegaskan komitmen bersama dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Related Post
Menurut Destry, sinergi strategis ini akan diimplementasikan melalui lima poin krusial. Pilar pertama fokus pada penguatan pertumbuhan ekonomi. Caranya, dengan mengoptimalkan instrumen kebijakan fiskal dan moneter secara terpadu, memastikan roda perekonomian terus berputar stabil dan produktif.

Selanjutnya, sinergi diarahkan untuk memperkokoh ketahanan sektor eksternal. Ini krusial dalam merespons dinamika global, baik dari sisi perdagangan internasional maupun arus modal asing. Upaya menarik investasi asing juga diperkuat, termasuk melalui insentif biaya hedging untuk dana yang masuk ke pasar domestik. Insentif ini mencakup pembelian Surat Berharga Negara SBN Surat Berharga Bank Indonesia SRBI saham hingga pinjaman luar negeri.
Pilar ketiga menyoroti pentingnya menjaga ketersediaan likuiditas yang memadai dalam sistem perekonomian. Baik di pasar uang perbankan maupun secara umum. Isu kenaikan suku bunga deposito yang memicu peningkatan biaya dana menjadi perhatian serius. Pemerintah bahkan mengimbau Badan Layanan Umum BLU untuk tidak terlalu agresif dalam menuntut suku bunga tinggi guna menjaga keseimbangan pasar.
Kemudian, ada upaya bersama dalam pengendalian laju inflasi. Koordinasi erat dilakukan melalui tim pengendali inflasi di tingkat pusat maupun daerah, memastikan harga-harga tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga.
Terakhir, kedua lembaga berkoordinasi untuk mengembangkan pasar keuangan. Tujuannya agar transmisi kebijakan berjalan mulus dan membuka sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih beragam. Destry Damayanti menegaskan bahwa kelima poin ini selaras dengan perhatian utama Menteri Keuangan, menunjukkan kesamaan visi dalam menjaga stabilitas dan kemajuan ekonomi Indonesia.










Tinggalkan komentar