Wamenkeu Larang BLU Kejar Bunga Tinggi Demi Ini

Wamenkeu Larang BLU Kejar Bunga Tinggi Demi Ini

haluannews.id – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara baru-baru ini mengeluarkan arahan tegas kepada seluruh Badan Layanan Umum (BLU) di bawah naungan Kementerian Keuangan. Di tengah kondisi suku bunga moneter yang cenderung meningkat, Suahasil meminta agar BLU tidak hanya berorientasi pada pengejaran bunga tinggi semata.

COLLABMEDIANET

Penegasan ini disampaikan Suahasil usai menghadiri pertemuan tingkat tinggi bersama jajaran Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) di Jakarta. Menurutnya, fenomena suku bunga yang merangkak naik menjadi salah satu poin krusial yang dibahas, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap dinamika perekonomian nasional. Kemenkeu, lanjutnya, memiliki kebijakan internal untuk menekan tren kenaikan suku bunga ini.

Wamenkeu Larang BLU Kejar Bunga Tinggi Demi Ini
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Suahasil menjelaskan, Kementerian Keuangan memiliki beragam instrumen yang berkaitan langsung dengan suku bunga, seperti Surat Berharga Negara (SBN). Pihaknya berupaya keras untuk memastikan suku bunga SBN tetap optimal, agar tetap menarik bagi investor di pasar namun juga efisien dalam mendukung alokasi belanja negara.

Lebih jauh, pemerintah melalui PT Sarana Multigriya Financial (SMF) juga berperan aktif dalam menyediakan akses pembiayaan yang terjangkau. Inisiatif ini difokuskan untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam memiliki rumah, serta berbagai skema pembiayaan kreatif lainnya. Melalui SMF, masyarakat diharapkan dapat menikmati bunga kredit yang lebih rendah, sebuah bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan lembaga keuangan.

Langkah proaktif Kemenkeu ini mendapat apresiasi positif dari Gubernur BI, Destry Damayanti. Destry memuji himbauan Kemenkeu kepada BLU agar tidak terlalu agresif dalam mengejar bunga, terutama di tengah tren kenaikan bunga deposito perbankan yang sedang terjadi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar