Wow Triliunan Rupiah Disetor Ke Kas Negara

Wow Triliunan Rupiah Disetor Ke Kas Negara

haluannews.id – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pengelolaan keuangan negara. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, baru-baru ini memaparkan hasil Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Kemensetneg Tahun Anggaran 2025, yang menunjukkan kinerja finansial luar biasa dan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Capaian ini sekaligus menandai konsistensi Kemensetneg meraih opini tertinggi tersebut selama 17 tahun berturut-turut, sebuah rekor yang dimulai sejak 2009.

COLLABMEDIANET

Dalam presentasinya, Prasetyo Hadi menekankan bahwa laporan keuangan ini merupakan wujud akuntabilitas Kemensetneg dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Laporan tersebut juga mengonsolidasikan kinerja finansial dua Badan Layanan Umum (BLU) penting, yaitu Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK) dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK GBK), yang turut berkontribusi signifikan pada kas negara.

Wow Triliunan Rupiah Disetor Ke Kas Negara
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Mensesneg menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Kemensetneg, termasuk mereka yang bertugas sebelum masa kepemimpinannya, atas dedikasi dalam menjaga tata kelola keuangan negara. "Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjaga pengelolaan keuangan negara, sehingga selama 17 tahun ini, termasuk dua tahun terakhir, kami selalu mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian," ujar Prasetyo.

LKPP Kemensetneg Tahun 2025 ini merupakan hasil konsolidasi dari 17 satuan kerja, mencakup entitas vital seperti Sekretariat Presiden, Sekretariat Wakil Presiden, Sekretariat Dukungan Kabinet, Badan Komunikasi Pemerintah, hingga Dewan Ekonomi Nasional, serta berbagai unit pendukung lainnya.

Dari sisi pendapatan, kinerja Kemensetneg patut diacungi jempol. Realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 31 Desember 2025 berhasil menembus angka Rp1,062 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp736,07 miliar atau mencapai 144,38%. Kontribusi dari BLU juga sangat mencolok. Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno menyumbangkan Rp103,78 miliar ke pundi-pundi negara, yang merupakan 15% dari total pendapatan operasionalnya di tahun 2025. Sementara itu, Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran turut menyetor Rp34,99 miliar, atau 20% dari pendapatan operasionalnya.

Prasetyo juga merinci realisasi belanja Kemensetneg hingga akhir 2025. Dari alokasi anggaran sebesar Rp6.815.364.242.000, telah terealisasi Rp6.278.269.967.571, atau sekitar 92,12%. Selain itu, posisi neraca Kemensetneg per 31 Desember 2025 menunjukkan total aset mencapai Rp638,97 triliun, meliputi aset lancar, aset tetap, properti investasi, piutang jangka panjang, dan aset lainnya. Adapun jumlah kewajiban tercatat Rp887,16 miliar, dengan ekuitas sebesar Rp638,08 triliun. Angka-angka ini menegaskan solidnya kondisi finansial Kemensetneg dalam menjalankan tugasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar