Waspada! Cek Dulu Agen Asuransimu di Sini!

Waspada! Cek Dulu Agen Asuransimu di Sini!

Haluannews Ekonomi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan dua database penting bagi industri asuransi di Indonesia: Database Agen Asuransi Indonesia dan Database Polis Asuransi Indonesia. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat ekosistem perasuransian nasional dengan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, sekaligus melindungi konsumen.

COLLABMEDIANET

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menekankan bahwa peluncuran database ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur teknologi, melainkan simbol transformasi menuju sistem keuangan yang lebih transparan dan terpercaya. Mahendra menyebut, inisiatif ini harus diakselerasi dan menjadi bagian dari komitmen OJK dalam integrasi sistem informasi, aplikasi, pelaporan, perizinan, pengawasan, dan pengaturan.

Waspada! Cek Dulu Agen Asuransimu di Sini!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Database Agen Asuransi Indonesia menyediakan informasi legalitas dan identitas agen asuransi terdaftar resmi. Integrasi dengan platform SPRINT dan penggunaan QR Code sebagai identitas digital agen resmi memudahkan akses data bagi masyarakat, perusahaan asuransi, asosiasi, dan OJK sendiri. Dengan demikian, perlindungan konsumen menjadi lebih terjamin.

Sementara itu, Database Polis Asuransi Indonesia memberikan data per polis secara detail dari seluruh lini usaha asuransi (jiwa dan umum), yang dilaporkan bulanan melalui Aplikasi Pelaporan Online OJK (APOLO). Inisiatif ini mendukung pengawasan berbasis risiko, pengembangan program penjaminan polis, dan peningkatan kualitas tata kelola data serta transparansi industri. Informasi yang tersedia meliputi pemegang polis, jenis manfaat, dan pengelolaan risiko.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menegaskan pentingnya peran agen asuransi dalam distribusi produk asuransi. Data polis, menurutnya, menjadi fondasi pengawasan yang efektif dan peningkatan kepercayaan masyarakat. Ogi menambahkan bahwa efektivitas kedua sistem ini bergantung pada konsistensi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Dengan database yang terstandarisasi dan terverifikasi, masyarakat dapat memastikan kredibilitas agen asuransi secara independen. Perusahaan asuransi juga dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan portofolio dan kualitas data internal. Bagi OJK, database ini membantu mitigasi risiko, validasi laporan keuangan, dan perancangan kebijakan berbasis data yang akurat.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar