Haluannews Ekonomi – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini menggaungkan pentingnya kepemilikan asuransi swasta bagi masyarakat Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai upaya pelengkap layanan kesehatan yang disediakan BPJS Kesehatan, khususnya dalam menanggulangi biaya pengobatan di luar cakupan program jaminan sosial tersebut. Dorongan ini pun disambut positif oleh pelaku industri asuransi.

Related Post
Randy Tandra, Direktur Keuangan Asuransi Digital Bersama, melihat inisiatif pemerintah ini sebagai peluang emas bagi perusahaan insurtech. Kerjasama antara BPJS Kesehatan dan asuransi swasta, menurutnya, akan menciptakan sistem perlindungan kesehatan yang lebih komprehensif. Asuransi kesehatan, lanjut Randy, masih memiliki prospek yang sangat cerah, terutama dengan hadirnya produk-produk yang menawarkan premi terjangkau.

Haluannews.id mewawancarai Randy Tandra dalam program Power Lunch, Selasa (4/2/2025). Dalam wawancara tersebut, Randy memaparkan bagaimana Asuransi Digital Bersama dan perusahaan insurtech lainnya bersiap mengambil peluang besar ini. Mereka diyakini akan berlomba-lomba menghadirkan produk asuransi kesehatan inovatif dengan premi yang kompetitif untuk menjangkau masyarakat luas. Pertanyaannya, mampukah insurtech memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses asuransi kesehatan yang terjangkau dan berkualitas? Simak selengkapnya wawancara tersebut untuk mengetahui jawabannya.








Tinggalkan komentar