UMKM Makmur, Rp 272 Triliun Mengalir!

UMKM Makmur, Rp 272 Triliun Mengalir!

Haluannews Ekonomi – Kabar gembira bagi pelaku UMKM! Hingga semester I-2025, industri Pembiayaan, Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) telah menyalurkan pembiayaan fantastis, mencapai Rp 272,05 triliun. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pertumbuhan aset sektor PVML yang signifikan, yakni 4,02% year-on-year (yoy) menjadi Rp 1.049,63 triliun per Juni 2025. Jumlah pelaku industri pun mencapai 742 entitas.

COLLABMEDIANET

Pertumbuhan ini juga terlihat dari peningkatan penyaluran pembiayaan sebesar 4,30% yoy, mencapai Rp 955,97 triliun. Rinciannya, penyaluran konvensional mencapai Rp 844,14 triliun (88,30%) dan penyaluran berbasis syariah mencapai Rp 111,83 triliun (11,69%). Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas industri PVML dalam menciptakan produk pembiayaan yang inovatif. Namun, ia juga mengingatkan akan risiko dan kompleksitas yang perlu dimitigasi secara efektif.

UMKM Makmur, Rp 272 Triliun Mengalir!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

"Risiko dan kompleksitas harus dilihat sebagai tantangan untuk dipahami, dikuasai, dihitung, dan dimitigasi. Tujuannya, menciptakan sistem yang kuat, teruji, dan berkelanjutan," ujar Mahendra dalam sambutannya di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Mahendra menambahkan, industri di bawah naungan PVML memiliki karakteristik unik, berbeda dengan lembaga jasa keuangan lainnya. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman regulasi, kebijakan, dan pengawasan yang tepat sasaran untuk mitigasi risiko.

Sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman publik tentang peran PVML, OJK menyelenggarakan National Forum of Financing Services and Microfinance 2025 (NFSM 2025) dengan tema "Kontribusi Lembaga Jasa Pembiayaan dan Mikrofinansial terhadap Perekonomian Nasional". Forum yang mengusung tagline "Ide Cerah, Langkah Berani, Dampak Lebih Kuat" ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan melalui kolaborasi strategis antara OJK, kementerian/lembaga terkait, dan pelaku industri.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar