Haluannews Ekonomi – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) menunjukkan performa keuangan yang mengesankan hingga kuartal III 2025. Di tengah implementasi penuh PSAK 117 dan dinamika ekonomi yang menantang, TUGU berhasil mencetak laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp594,8 miliar.

Related Post
Capaian ini membuktikan ketangguhan Tugu Insurance dalam menjaga profitabilitas di tengah lanskap industri asuransi yang semakin kompetitif. Perseroan juga mencatatkan Hasil Jasa Asuransi sebesar Rp682,6 miliar. Pertumbuhan premi TUGU melampaui rata-rata industri, mencapai 5,6% dibandingkan 3,4%.

"Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak. Kami optimis dapat melanjutkan tren positif ini," ujar Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana, dalam keterangan tertulisnya.
Tugu Insurance semakin memantapkan posisinya di berbagai lini bisnis utama. Berdasarkan data Gross Written Premium (GWP), TUGU memimpin di bisnis marine hull dan aviation. Di sektor properti, Tugu Insurance naik peringkat menjadi posisi kedua di industri. Perseroan juga tetap menjadi pemain utama di lini marine cargo dan energy offshore.
Direktur Keuangan dan Layanan Korporat Tugu Insurance, Fitri Azwar, menambahkan bahwa hasil investasi perusahaan meningkat 21% secara tahunan menjadi Rp509 miliar pada triwulan III-2025. Strategi pengelolaan aset likuid dan portofolio yang prudent menjadi kunci dalam menjaga imbal hasil yang stabil.
"Pendapatan usaha lainnya tercatat Rp390,9 miliar, didorong oleh pertumbuhan anak usaha Tugu Insurance yang terus memperkuat diversifikasi pendapatan," jelas Fitri.
Implementasi PSAK 117 semakin meningkatkan transparansi dan kesesuaian pelaporan keuangan Tugu Insurance dengan standar internasional. Total aset dan ekuitas perseroan juga mengalami peningkatan dibandingkan akhir Desember 2024, menandakan struktur permodalan yang kuat.
Risk Based Capital (RBC) TUGU mencapai 360,9% pada September 2025, jauh di atas ketentuan minimal OJK sebesar 120% dan rata-rata industri. Rasio Kecukupan Investasi (RKI) juga berada di level yang tinggi, yaitu 272,6%.
Sebagai anak usaha PT Pertamina (Persero), Tugu Insurance juga aktif menerapkan prinsip ESG melalui program Bakti Tugu. Perseroan melakukan pelestarian ekosistem laut dengan menanam lebih dari 10.000 pohon mangrove dan menerapkan ekonomi sirkular untuk pengelolaan limbah tekstil.
Tugu Insurance juga berperan dalam transisi energi melalui perlindungan aset-aset energi bersih dan penyusunan kajian terkait carbon insurance. Di bidang sosial, Tugu Insurance menjalankan program literasi keuangan dan asuransi.
A.M. Best memberikan peringkat "A-(Excellent)" kepada Tugu Insurance, yang mencerminkan kekuatan profil risiko dan permodalan perusahaan. Peringkat ini telah dipertahankan selama 9 tahun berturut-turut sejak 2016.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar