Haluannews Ekonomi – Pasar saham Asia mengalami koreksi tajam pada perdagangan Jumat (21/11/2025), tertekan oleh penurunan saham-saham teknologi di Amerika Serikat dan memudarnya harapan investor terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed) pada bulan Desember. Saham SoftBank menjadi salah satu yang paling terpukul, dengan penurunan lebih dari 10%.

Related Post
Tekanan jual ini memperburuk sentimen pasar Asia yang sudah rentan terhadap prospek kebijakan moneter yang lebih ketat. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 1,57% pada pembukaan, sementara Topix terkoreksi 0,72%. Saham-saham teknologi Jepang seperti Advantest, Tokyo Electron, Lasertec, dan Renesas Electronics juga mengalami penurunan signifikan.

Inflasi inti Jepang pada bulan Oktober mencatat kenaikan tercepat sejak Juli, sesuai dengan ekspektasi pasar dan memperkuat argumen untuk kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan (BOJ). Data ini menambah tekanan pada pasar yang sudah dilanda volatilitas di sektor teknologi.
Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 4,09% dan Kosdaq melemah 3,01%. Dua raksasa chip Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, masing-masing turun hingga 4% dan 9%, menyeret pasar ke zona merah.
Indeks S&P/ASX 200 Australia juga mengalami penurunan sebesar 1,3% seiring dengan pelemahan sentimen global. Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di level 25.460, lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di 25.835,57.
Semalam di Amerika Serikat, saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) seperti Oracle dan AMD menjadi yang pertama memasuki zona merah. Nvidia, yang sempat menguat, berbalik arah dan ditutup turun hampir 3%.
Data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan memicu keraguan pasar akan kemungkinan penurunan suku bunga acuan The Fed. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini hanya memperkirakan peluang sekitar 40% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan depan.
Pada perdagangan Kamis waktu setempat, Nasdaq Composite merosot 2,16% setelah sebelumnya sempat melonjak 2,6%. Indeks utama lainnya juga turun, dengan Dow Jones Industrial Average melemah 0,84% dan S&P 500 tergelincir 1,56% meskipun sempat naik hingga 1,9% di awal sesi.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar