Haluannews Ekonomi – Jakarta – PT Mitra Murni Perkasa (MMP) bertekad menjadi pionir smelter nikel matte kadar tinggi 100% Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang beroperasi dengan prinsip berkelanjutan di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi dan hilirisasi nikel di tanah air.

Related Post
Direktur PT Mitra Murni Perkasa, Achmad Zuhraidi, mengungkapkan bahwa perusahaan mengadopsi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) secara komprehensif dalam seluruh operasionalnya. Salah satu wujudnya adalah efisiensi energi hingga 10% untuk menekan dampak lingkungan.

Selain itu, MMP memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari masyarakat lokal. Inisiatif ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan.
Dalam hal hilirisasi, MMP fokus pada pengolahan bijih nikel menjadi nikel matte, produk setengah jadi yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Perusahaan juga melakukan hilirisasi batu bara menjadi coal gas, sebagai bagian dari upaya diversifikasi energi dan pengurangan emisi.
Langkah strategis MMP ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di sektor pertambangan untuk menerapkan praktik bisnis berkelanjutan. Dengan demikian, hilirisasi nikel dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar