Haluannews Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mempertimbangkan opsi pembubaran Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI). Evaluasi mendalam terhadap kinerja satgas ini telah berlangsung sejak akhir September 2025. Pertimbangan utama adalah efektivitas Satgas BLBI dalam menagih utang para obligor yang dinilai belum optimal.

Related Post
Purbaya mengungkapkan kekecewaannya terhadap capaian Satgas BLBI yang dianggap tidak sebanding dengan sumber daya yang telah dialokasikan. "Ini masih dalam proses evaluasi. Kita akan lihat seperti apa hasilnya," ujarnya dalam diskusi daring dengan media, Jumat (10/10/2025).

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan, jika hasil evaluasi menunjukkan Satgas BLBI tidak mampu secara signifikan meningkatkan penagihan piutang obligor sejak dibentuk pada 2021, maka pembubaran menjadi opsi yang serius dipertimbangkan. "Saya melihatnya terlalu lama, hasilnya tidak terlalu banyak, hanya membuat keributan saja, pendapatan yang dihasilkan tidak seberapa," tegasnya.
Menkeu menambahkan, daripada menimbulkan kegaduhan tanpa hasil yang signifikan, mengakhiri masa tugas Satgas BLBI menjadi pilihan yang mungkin diambil. Namun, ia menekankan bahwa keputusan final akan diambil setelah asesmen lebih lanjut.
Data dari JAMDATUN mencatat kinerja tiga tim Satgas BLBI sepanjang tahun 2024. Rincian lengkap pencapaian tersebut dapat diakses melalui situs resmi lembaga tersebut. Pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik dalam penanganan kasus BLBI demi memulihkan kerugian negara.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar