Haluannews Ekonomi – Kabar mengejutkan datang dari pasar modal, emiten sektor petrokimia, PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR), resmi berganti nahkoda. Calculus Investment Pte. Ltd., perusahaan investasi asal Singapura, mengakuisisi 32,19% saham STAR senilai Rp135,95 miliar pada 20 November 2025.

Related Post
Transaksi pembelian 1.544.925.000 lembar saham ini dilakukan melalui pasar negosiasi dengan harga Rp88 per saham. Masuknya Calculus Investment menandai berakhirnya era kendali PT Kencana Selaras Sejahtera atas STAR.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Calculus Investment Pte. Ltd. akan menjadi pengendali baru STAR. Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan, jasa, dan investasi ini berjanji akan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk melaksanakan Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham minoritas sesuai dengan POJK Nomor 9/POJK.04/2018.
Sentimen positif dari akuisisi ini langsung mendongkrak harga saham STAR. Pada penutupan perdagangan Jumat (21/11/2025), saham STAR melesat 9,09% ke level Rp96, meningkatkan kapitalisasi pasar menjadi Rp460,8 miliar.
Aksi korporasi ini menambah daftar emiten kecil yang menjadi incaran investor asing. Fenomena ini bukan barang baru, di mana setelah akuisisi, harga saham emiten seringkali mengalami lonjakan signifikan. Sebelumnya, beberapa emiten seperti BLUE, PGJO, KRYA, dan KOKA juga mengalami hal serupa setelah diakuisisi oleh investor, terutama dari Tiongkok.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar