Saham Murah Meriah, Saatnya Borong!

Saham Murah Meriah, Saatnya Borong!

Haluannews Ekonomi – Direktur Ashmore Asset Management Indonesia, Steven Satya Yudha, melihat peluang emas di tengah memanasnya konflik Iran-Israel. Menurutnya, valuasi pasar saham Indonesia saat ini masih sangat menarik, terutama jika melihat reli IHSG yang didorong oleh saham-saham non-bluechip. Kondisi ini, kata Steven, justru menjadi kesempatan bagi investor untuk masuk dan mengamankan portofolio.

COLLABMEDIANET

Namun, ia mengakui adanya kekhawatiran investor terhadap perbaikan fundamental ekonomi yang belum merata. Hal ini membuat sebagian investor masih ragu untuk kembali ke aset berisiko tinggi. Steven menilai, keraguan ini justru bisa dimanfaatkan investor yang jeli.

Saham Murah Meriah, Saatnya Borong!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain pasar saham, pasar obligasi juga menawarkan prospek positif. Pemangkasan suplai obligasi pemerintah ke pasar menciptakan kondisi yang lebih menguntungkan bagi investor. Dengan demikian, pasar obligasi menjadi alternatif investasi yang menarik di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, untuk nilai tukar Rupiah, Steven memprediksi pergerakannya dalam jangka pendek akan berada di kisaran Rp16.200-Rp16.700 per dolar AS. Hal ini didorong oleh potensi capital inflow akibat investor lokal yang mulai mengurangi kepemilikan di US Treasury.

Kesimpulannya, situasi geopolitik yang bergejolak justru membuka peluang investasi di pasar keuangan Indonesia. Baik saham maupun obligasi menawarkan potensi keuntungan yang menarik bagi investor yang berani mengambil risiko terukur. Lebih lanjut, potensi capital inflow juga menopang nilai tukar Rupiah. Wawancara lengkap Steven Satya Yudha dapat disimak di program Power Lunch, Haluannews.id (Senin, 16/06/2025).

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar