Haluannews Ekonomi – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan pada perdagangan Rabu (12/11/2025). Data Refinitiv menunjukkan rupiah berada di posisi Rp16.680 per dolar AS, sama seperti penutupan perdagangan sebelumnya.

Related Post
Indeks dolar AS (DXY) terpantau menguat tipis 0,08% ke level 99,521 pada pukul 09.00 WIB. Pergerakan ini terjadi setelah sehari sebelumnya DXY terkoreksi 0,15%.

Pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi faktor eksternal dan internal. Dari eksternal, dolar AS melemah setelah data ketenagakerjaan sektor swasta (ADP) AS menunjukkan pemangkasan pekerjaan. Data ini memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve.
Selain itu, pasar menanti pemungutan suara di DPR AS terkait pembukaan kembali pemerintahan. Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kebijakan redenominasi rupiah belum akan dijalankan pada 2026.
Bank Indonesia (BI) memastikan pembahasan RUU Redenominasi dilakukan bertahap, mempertimbangkan stabilitas politik dan ekonomi. Kepastian ini memberi sinyal stabilitas kebijakan moneter, membantu menahan volatilitas rupiah di tengah tekanan global.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar