Rupiah Loyo, Dolar AS Nyaris 0,5%! BI Tetap Tahan Suku Bunga?

Haluannews Ekonomi – Jelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia (BI), rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (20/8/2025). Haluannews.id mencatat, mata uang Garuda terkoreksi 0,46% ke posisi Rp16.310/US$ pada pukul 09.04 WIB. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif kemarin, Selasa (19/8/2025), di mana rupiah ditutup melemah 0,50% di level Rp16.235/US$.

COLLABMEDIANET

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) menguat 0,13% ke level 98,37 pada pukul 09.00 WIB, setelah kemarin ditutup menguat 0,10% di level 98,26. Pergerakan rupiah hari ini sangat dipengaruhi sentimen domestik, terutama hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang akan mengumumkan suku bunga. Konsensus Haluannews.id Research memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,25%. Hal ini sejalan dengan inflasi yang stabil dalam target 2,5% ±1%, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 yang cukup solid, dan kebutuhan menjaga stabilitas nilai tukar.

Rupiah Loyo, Dolar AS Nyaris 0,5%! BI Tetap Tahan Suku Bunga?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Dari sisi eksternal, rupiah juga mendapat tekanan dari penguatan dolar AS selama dua hari berturut-turut. Kenaikan ini didorong ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed). Pasar menantikan pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, dalam Jackson Hole Economic Symposium akhir pekan ini. Pidato tersebut diharapkan memberikan petunjuk lebih jelas mengenai prospek pemangkasan suku bunga The Fed pada September mendatang.

Indeks dolar AS melanjutkan penguatannya hari ini, seiring meningkatnya kehati-hatian investor menjelang simposium. Pidato Powell pada Jumat menjadi fokus utama, dengan pasar menanti sinyal yang lebih hawkish untuk mengimbangi ekspektasi pelonggaran kebijakan. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang 84% The Fed memangkas suku bunga di September mendatang, dengan total penurunan sekitar 54 basis poin hingga akhir tahun. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, telah menguat sekitar 0,4% dalam dua hari pertama pekan ini.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar