Rupiah Goyang, Bank Justru Banjir Rezeki Nomplok!

Rupiah Goyang, Bank Justru Banjir Rezeki Nomplok!

Haluannews Ekonomi – Rupiah menunjukkan taringnya di akhir pekan lalu, menguat terhadap dolar AS bersama mayoritas mata uang Asia lainnya. Pada penutupan perdagangan Jumat (3/10/2025), rupiah terapresiasi 0,30% ke level Rp16.530 per dolar AS, melanjutkan tren positif sejak 26 September 2025.

COLLABMEDIANET

Namun, secara year-to-date (ytd), rupiah masih tertekan 2,73% akibat tekanan eksternal dan keluarnya dana asing dari pasar obligasi pemerintah yang mencapai Rp36,46 triliun hingga 24 September.

Rupiah Goyang, Bank Justru Banjir Rezeki Nomplok!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Analis Ajaib Sekuritas, Rizal Rafly, menilai bahwa volatilitas rupiah justru membuka peluang bagi perbankan untuk meraup keuntungan. Bank yang mampu menjaga keseimbangan antara eksposur valas dan rupiah, serta menerapkan strategi lindung nilai (hedging) dan manajemen likuiditas valas yang tepat, akan mampu mengoptimalkan margin.

"Fluktuasi kurs meningkatkan kebutuhan nasabah terhadap layanan hedging, transaksi valas, hingga fee-based income treasury," ujar Rizal. Melebarnya spread jual-beli valas, terutama dolar AS, menjadi momentum bagi bank devisa dengan likuiditas kuat untuk mencetak cuan tambahan.

Sebagai contoh, PT Bank Woori Saudara 1906 Tbk (SDRA) mencatatkan lonjakan laba transaksi valas sebesar 58,9% yoy menjadi Rp32,1 miliar pada semester pertama 2025. Kontribusi pendapatan valas terhadap total pendapatan non-bunga juga meningkat signifikan menjadi 28,7% dari 12,1% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh pembiayaan jangka panjang dari induk usaha dan cabang luar negeri hingga US$500 juta. Kredit valas yang disalurkan Bank Woori mencapai Rp12,85 triliun, atau sekitar 28% dari total portofolio kredit.

Volatilitas rupiah, alih-alih menjadi ancaman, justru menjadi ladang cuan bagi bank yang mampu memanfaatkan peluang dengan strategi yang tepat.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar