Rezeki Nomplok Jutaan Ibu Bunga Mekaar Anjlok

Rezeki Nomplok Jutaan Ibu Bunga Mekaar Anjlok

haluannews.id – Sebuah angin segar berembus bagi jutaan ibu nasabah program PNM Mekaar. Pemerintah melalui sinergi antara BP BUMN, BPI Danantara, dan Kemenko Perekonomian, telah merampungkan kebijakan penurunan suku bunga pinjaman menjadi hanya 8 persen. Langkah strategis ini dirancang untuk memperkokoh akses permodalan bagi sekitar 14 juta penerima manfaat Mekaar, sekaligus mengimplementasikan program prioritas Presiden dalam memperkuat ekonomi masyarakat akar rumput.

COLLABMEDIANET

Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdialog intensif dengan Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan. Pembahasan tersebut berfokus pada progres implementasi regulasi baru ini, termasuk percepatan penerbitan aturan pendukung, realokasi anggaran Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta penyempurnaan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Informasi ini disampaikan Dony melalui akun media sosial Instagramnya pada Rabu (12/8/2026).

Rezeki Nomplok Jutaan Ibu Bunga Mekaar Anjlok
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempercepat kesiapan kebijakan, memastikan skema bunga 8 persen dapat segera diaplikasikan dan membawa dampak positif yang nyata bagi jutaan nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa serangkaian pertemuan penting telah digelar. Pertemuan tersebut melibatkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan perwakilan Danantara. Agenda utama diskusi adalah inisiatif kredit bagi 14 juta perempuan yang selama ini menjadi bagian dari program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) PNM.

Menurut Maman, dalam pertemuan tersebut, pemerintah sepakat untuk mengakselerasi program PNM Mekaar. Sesuai arahan langsung dari Presiden, suku bunga yang sebelumnya rata-rata mencapai 20 persen akan dipangkas drastis hingga di bawah 10 persen. "Itu adalah arahan dan perintah dari Bapak Presiden agar bunga yang selama ini diterima oleh ibu-ibu yang tergabung dalam program Mekaar, yang jumlahnya kurang lebih 14 jutaan itu, bunganya sekitar 20 persenan rata-rata. Ada yang 18 persen sampai 24 persen, tapi kita ratakan sekitar 20 persen," terang Maman.

Setelah melalui proses formulasi yang cermat, akhirnya diputuskan bahwa suku bunga akan ditetapkan sebesar 8 persen. Harapannya, kebijakan ini dapat meringankan beban dan membantu para ibu prasejahtera dalam mengembangkan usaha mereka. "Perintah dari Bapak Presiden harus didorong di bawah 10 persen agar tidak membebani beliau-beliau, ibu-ibu yang masuk dalam golongan pra-sejahtera. Alhamdulillah, formulasi, pola, mekanismenya sudah ketemu dan diputuskan, bunganya kurang lebih sekitar 8 persen," imbuh Maman.

Maman juga menambahkan bahwa program PNM Mekaar dengan suku bunga 8 persen ini direncanakan akan diluncurkan pada awal September mendatang. "Insyaallah, nanti akan mulai berlaku di estimasi kurang lebih di awal September ini," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar