Haluannews Ekonomi – Langkah signifikan dalam integrasi sistem pembayaran regional telah disepakati antara Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK). Mulai April 2026, transaksi menggunakan QR Indonesia Standard (QRIS) akan resmi dapat digunakan di Korea Selatan, menandai era baru pembayaran lintas negara tanpa perlu menukar mata uang tunai. Kesepakatan ini membuka jalan bagi kemudahan bertransaksi bagi jutaan wisatawan dan pelaku bisnis dari kedua negara.

Related Post
Kesepakatan bersejarah ini terjalin dalam High Level Meeting yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dan Gubernur Bank of Korea, RHEE Chang Yong, pada Kamis (5/2/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi landasan kuat bagi implementasi layanan pembayaran QR antarnegara yang diharapkan dapat mempercepat dan menyederhanakan proses transaksi.

Berdasarkan siaran pers bersama yang dirilis oleh BI, BoK, serta Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea pada Jumat (6/2/2026), persiapan implementasi layanan ini telah mencapai tahap final. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut konkret dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang telah dilakukan pada Juli 2024, menunjukkan komitmen kuat kedua bank sentral dalam memodernisasi sistem pembayaran.
Kedua bank sentral optimistis bahwa interkoneksi sistem pembayaran ini akan secara signifikan meningkatkan efisiensi transaksi bagi masyarakat kedua negara. Terlebih lagi, langkah ini sejalan dengan kerangka Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah berlaku sejak September 2024, memperkuat stabilitas dan kemandirian keuangan regional.
Manfaat ekonomi yang diharapkan sangat besar. Pengurangan biaya konversi valuta asing dan biaya transaksi akan menjadi angin segar bagi sektor riil. Ini akan mendorong aktivitas perdagangan, pariwisata, dan konsumsi, memberikan dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi di kedua negara. Kemudahan pembayaran diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi dan kunjungan, mempererat hubungan ekonomi bilateral.
Tidak berhenti sampai di sini, kedua bank sentral juga berkomitmen untuk terus menjajaki potensi kerja sama lebih lanjut. Pembahasan akan dilanjutkan untuk memperluas fitur pembayaran berbasis QR ke ekosistem pembayaran yang lebih luas, menciptakan jaringan transaksi yang lebih inklusif dan terintegrasi di masa depan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar