Haluannews Ekonomi – Layanan paylater ibarat pisau bermata dua; penyelamat atau petaka finansial, tergantung bagaimana Anda menggunakannya. Penggunaan yang sembrono bisa menggunung utang, sementara penggunaan bijak dapat menjadi solusi darurat. Agar tetap untung, Haluannews.id merangkum 7 tips jitu berikut:

Related Post
-
Bayar Tepat Waktu: Bayar tagihan sebelum jatuh tempo. Keterlambatan akan dikenakan denda, merusak skor kredit, dan mempersulit akses pinjaman di masa depan.
-
Pahami Konsep Pinjaman: Jangan anggap paylater sebagai sumber pendapatan tambahan. Ini adalah alat pembayaran, bukan mesin uang. Setiap transaksi harus dilunasi.
-
Batasi Akun Paylater: Hindari memiliki banyak akun paylater. Sulit mengontrol pengeluaran dan pembayaran, serta berisiko melampaui kemampuan finansial.
-
Hindari Tarik Tunai: Biaya dan bunga tarik tunai paylater sangat tinggi (6-10%), bahkan bisa dianggap fraud di beberapa layanan. Hindari!
-
Lunasi Cicilan Segera: Jangan hanya membayar minimum payment. Ini akan menumpuk tagihan dan bunga, membuat Anda terlilit utang. Lunasi segera jika memungkinkan.
-
Jangan Over Limit: Jangan gunakan paylater melebihi limit. Over limit dikenakan biaya tambahan hingga 5% dari jumlah kelebihan.
-
Kontrol Pengeluaran: Batasi penggunaan paylater kurang dari 70% limit kredit, dan pastikan cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan bulanan. Pantau pengeluaran rutin.

Dengan strategi ini, Anda dapat memanfaatkan paylater secara optimal tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.
Editor: Rohman










Tinggalkan komentar