Rahasia Sukses Salim Group: Ramalan Mistik di Baliknya?

Rahasia Sukses Salim Group: Ramalan Mistik di Baliknya?

Haluannews Ekonomi – Kesuksesan Salim Group, konglomerasi bisnis raksasa Indonesia yang merambah sektor makanan, perbankan, hingga otomotif, ternyata menyimpan rahasia yang tak banyak diketahui publik. Di balik strategi bisnis yang cermat, tersimpan peran tak terduga: seorang peramal. Kisah ini terungkap dari perjalanan Sudono Salim alias Liem Sioe Liong, sang pendiri, yang kerap mengandalkan ramalan untuk pengambilan keputusan bisnis krusial.

COLLABMEDIANET

Pertemuan tak terduga antara Liem Sioe Liong dan Mochtar Riady pada tahun 1975 di penerbangan menuju Hongkong menjadi titik balik. Diskusi tentang pengembangan perbankan membuka peluang kolaborasi. Liem, yang saat itu tengah mencari pengelola untuk tiga banknya—Bank Windu Kencana, Bank Dewa Ruci, dan Bank Central Asia (BCA)—melihat Riady sebagai sosok yang tepat. Keputusan ini, yang melahirkan BCA sebagai bank swasta terbesar di Indonesia, ternyata dilandasi oleh sesuatu di luar perhitungan ekonomi konvensional.

Rahasia Sukses Salim Group: Ramalan Mistik di Baliknya?
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Sumber Haluannews.id mengungkap bahwa Liem Sioe Liong kerap mengunjungi Gunung Kawi, tempat yang dikenal dengan nuansa mistiknya, untuk meminta petunjuk dari seorang peramal. Perjalanan bolak-balik Surabaya-Gunung Kawi yang memakan waktu 3 jam, dilakukannya hingga 3-5 kali setahun. Di kuil-kuil Tionghoa, ia melakukan ritual dan mengandalkan ramalan untuk menentukan langkah bisnis selanjutnya. Metode yang digunakan, menurut sumber Haluannews.id, adalah menggoyang tabung bambu berisi lidi bertuliskan pilihan, dan lidi yang keluar akan ditafsirkan oleh peramal.

Kepercayaan Liem terhadap ramalan ini bukan sekadar mitos. Ia bahkan menerapkannya dalam penentuan lokasi kantor ‘Gang of Four’, sebuah kerjasama bisnisnya dengan Sudwikatmono, Djuhar Sutanto, dan Ibrahim Risjad pada tahun 1968. Liem memilih ruangan kecil yang sempit dengan alasan feng shui yang baik, meskipun ada pilihan ruangan yang lebih nyaman. Keputusan ini terbukti tepat, dan bisnis ‘Gang of Four’ pun sukses besar.

Sepanjang kariernya, Liem Sioe Liong konsisten mempercayai petunjuk mistik dalam pengambilan keputusan bisnis. Hal ini, menurut berbagai sumber Haluannews.id, berkontribusi pada kesuksesan Salim Group yang kini diteruskan oleh Anthony Salim. Kisah ini menunjukkan bahwa di balik gemerlap dunia bisnis, terkadang terdapat faktor-faktor tak terduga yang turut berperan dalam membentuk keberhasilan.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar