Haluannews Ekonomi – Seorang manajer portofolio Capital Group, Mark Casey, sukses mencetak cuan fantastis hingga miliaran dolar AS lewat strategi investasi unik di aset kripto. Berbeda dengan pembelian langsung Bitcoin yang tak memungkinkan baginya sebagai manajer reksa dana, Casey justru memanfaatkan celah dengan cara yang mengejutkan. Haluannews.id mengutip laporan Wall Street Journal, strategi ini terinspirasi oleh investor legendaris, Warren Buffett.

Related Post
Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Casey berhasil menggandakan dana kurang dari US$ 1 miliar menjadi lebih dari US$ 6 miliar. Keberhasilan ini diraih lewat investasi pada Strategy dan perusahaan-perusahaan sejenis yang fokus menyimpan Bitcoin. Casey, yang telah malang melintang di dunia investasi selama 25 tahun, termasuk salah satu pendukung vokal mata uang digital di kalangan TradFi. Ia bahkan menyebut Bitcoin sebagai salah satu penemuan terhebat manusia.

Casey dan timnya meyakini Bitcoin akan menggeser emas sebagai alat penyimpan nilai di era modern, dengan potensi apresiasi harga yang signifikan. Mereka berani bertaruh besar pada Bitcoin, meskipun investasi di aset kripto masih diragukan banyak analis. Beberapa pihak bahkan menganggap investasi di perusahaan yang menyimpan Bitcoin sebagai strategi yang tidak lazim dan belum teruji, berbeda dengan investasi emas yang telah teruji selama ribuan tahun.
Namun, Casey membantah keraguan tersebut. Ia menjelaskan bahwa timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai strategi dan perusahaan yang memiliki portofolio Bitcoin, dengan pendekatan serupa seperti menganalisis perusahaan yang memperdagangkan komoditas fisik seperti emas dan minyak. Capital Group, perusahaan pengelola aset senilai US$ 3 triliun, memiliki pendekatan konservatif dalam investasi. Mereka pernah menolak euforia dot-com di akhir 1990-an. Namun, keyakinan Casey terhadap Bitcoin mengubah segalanya.
Perjalanan Casey dimulai pada 2013, setelah pertemuan dengan penggemar Bitcoin, Wences Casares. Namun, keterbatasan sebagai manajer reksa dana membuatnya tak bisa langsung membeli Bitcoin. Kesempatan muncul ketika Michael Saylor mengubah MicroStrategy (kini Strategy) menjadi perusahaan yang fokus menyimpan Bitcoin. Pada 2021, Capital Group menggelontorkan lebih dari US$ 500 juta untuk membeli saham Strategy, menjadi pemegang saham terbesar kedua. Meskipun kepemilikan saham Strategy kini turun menjadi 7,89%, investasi ini tetap menghasilkan keuntungan fantastis berkat lonjakan harga saham Strategy hingga lebih dari 2.248% dalam lima tahun terakhir.
Selain Strategy, Casey dan timnya juga berinvestasi di Metaplanet, operator hotel Jepang yang juga menyimpan Bitcoin, serta Mara, perusahaan penambangan Bitcoin. Strategi investasi unik ini membuktikan bahwa kreativitas dan keyakinan yang kuat dapat menghasilkan keuntungan besar di tengah pasar yang dinamis dan penuh ketidakpastian.
Editor: Rohman




Tinggalkan komentar