Haluannews Ekonomi – Meskipun perang dagang global masih menjadi ancaman, Genta Wira Anjalu, Chief Investment Officer Sinarmas Asset Management, tetap yakin dengan prospek pasar keuangan Indonesia hingga 2025. Ia menilai, stimulus fiskal dan moneter yang digelontorkan pemerintah dan Bank Indonesia berhasil menjadi penyangga ekonomi domestik, meskipun kinerja ekspor tertekan akibat ketidakpastian global. Genta berharap, konsumsi rumah tangga dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan membantu mencapai target 8%.

Related Post
Strategi investasi Sinarmas Asset Management pun disesuaikan dengan kondisi ini. Untuk menghadapi gejolak pasar, mereka memfokuskan investasi pada obligasi jangka pendek, seiring dengan penurunan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Di sektor saham, pilihan jatuh pada sektor-sektor defensif seperti perbankan, kesehatan (healthcare), dan barang konsumsi.

Lebih detail mengenai strategi investasi Sinarmas Asset Management dalam menghadapi gejolak pasar akibat kebijakan ekonomi global yang penuh tantangan, dapat disimak dalam wawancara eksklusif Anneke Wijaya bersama Genta Wira Anjalu di program Power Lunch Haluannews.id, Rabu (5/2/2025). Video wawancara tersebut memberikan bocoran strategi investasi yang patut dipertimbangkan di tengah ketidakpastian ekonomi global.











Tinggalkan komentar