Rahasia di Balik Polytron: Miliarder RI Ini Bosnya!

Rahasia di Balik Polytron: Miliarder RI Ini Bosnya!

Haluannews Ekonomi – Siapa sangka, raksasa elektronik Polytron yang produknya tersebar di 40 negara, termasuk Amerika Serikat dan Spanyol, ternyata milik orang Indonesia? Ya, di balik kesuksesan Polytron yang berdiri sejak 1975, terdapat tangan dingin dua konglomerat Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum.

COLLABMEDIANET

Perusahaan yang awalnya bernama PT Indonesian Electronic & Engineering ini, kemudian berganti nama menjadi PT Hartono Istana Electronic pada 1976, dan akhirnya menjadi PT Hartono Istana Teknologi. Bermodal Rp 50 miliar, Polytron mengawali kiprahnya dengan kerjasama transfer teknologi bersama Philips dan Salora. Televisi hitam putih menjadi produk pertama yang diluncurkan pada 1979, dan hingga kini tetap menjadi andalan.

Rahasia di Balik Polytron: Miliarder RI Ini Bosnya!
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Perjalanan Polytron tak berhenti di situ. Pada 1984, perusahaan ini meluncurkan audio compo. Demi perluasan pasar, merek Digitec dan Oke juga diluncurkan pada 1988, masing-masing diposisikan sebagai produk elektronik mewah dari Jepang dan Amerika Serikat. Namun, sejak tahun 2000-an, Polytron fokus pada merek utamanya dan terus mengembangkan lini produknya, mulai dari lemari es, mesin cuci, AC, hingga smartphone.

Saat ini, Polytron mengoperasikan dua pabrik besar di Kudus (70.000 m2) dan Demak (130.000 m2), yang terakhir merupakan pabrik lemari es terbesar di Jawa Tengah. Lebih dari 10.000 karyawan, 11 kantor perwakilan, 5 dealer resmi, dan 50 pusat layanan tersebar di seluruh Indonesia mendukung operasional perusahaan. Divisi riset dan pengembangan Polytron yang beranggotakan 500 ahli teknologi memastikan perusahaan selalu mengikuti perkembangan pasar.

Haluannews.id berkesempatan berbincang dengan Bambang Hartono. Jauh dari kesan sombong, ia justru antusias menceritakan kuliner favoritnya, terutama Lentog, makanan khas Kudus yang disantapnya dengan banyak cabai. Ia juga mengaku lebih menyukai jajanan kaki lima ketimbang makanan mewah. Namun, popularitasnya pasca Asian Games 2018 membuatnya sedikit kesulitan menikmati jajanan tersebut dengan tenang.

Editor: Rohman

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar